Itu baru awal pendaftaran, tambah Yes. Baik kalau itu diakomodir oleh Pintu Parpol untuk keluar jadi calon. Tapi kalo sonde diakomodir kan hangus itu itu doi-doi dong”, ucapnya dalam dialek Kupang.
Kalaupun itu diakomodir DPP, tambah Yes. Setelah diakomodir maka ‘uang ketok pintu’ itu pasti ada. Manalagi uang kampanye, uang saksi dan tetek bengek lainnya. Kalo jadi terpilih bersyukur. Tapi kalo sonde terpilih, iya jadi sukar tokh?
Jokowi Saja Terus Dikritik
Seperti diberitakan sebelumnya, saat George Hadjoh datang mendaftar ke DPC PDIP Kota Kupang, sangat terang benderang tidak ada uang pendaftaran.
Mantan Penjabat Wali Kota Kupang tersebut datang hanya bawa berkas dan menyerahkan seekor ayam jantan (jantan) berbulu merah sebagai simbol kebreranian Orang Sabu.
George menyatakan dirinya mendaftar sebagai Calon Wali Kota Kupang periode 2024 – 2029.
“Mengikuti kontestasi untuk Pilkada di Kota Kupang tahun 2024 ini, saya berani datang mendaftar sendiri di Partai milik rakyat. Hari daftar di PDIP, besok ke PAN, lusa ke PKB, dan seterusnya”, ucap George.
Saat menerima George Hadjoh datang mendaftar, Yes Loudu mengatakan figur George Hadjoh selama setahun jadi Penjabat Wali Kota Kupang, beliau telah menunjukkan kinerja membangun warga kota sesuai harapan.
“Sudah ada tanda-tanda kemajuan yang dilakukan pak George Hadjoh selama itu. Saya sudah tahu dan sudah melihat sepak terjang beliau selama menjabat”, kata Yes dengan tidak menyebut item kemajuan yang dimaksudkan.
Kerja-kerja untuk membangun masyarakat Kota Kupang maka figur George Hadjoh adalah orangnya. Sepak terjangnya sudah tidak kita ragukan lagi.
“Soal kurang lebih dalam urusan pemerintahan itu sah-sah saja. Jokowi saja orang masih kritik sampai sekarang. Itu sudah pimpin di ini negara dua periode. Apalagi seorang George Hadjoh yang hanya baru memimpin satu tahun di Kota Kupang”, beber Yes.
Untuk proses penjaringan ini, Yes berjanji ikut kawal hingga selesai. Ini semua tergantung proses penyaringan oleh DPP. Bahwa siapapun dia yang ditetapkan oleh DPP PDIP itu adalah orang pilihannya.
“Saya yakin niat beliau (George Hadjoh, red) untuk membangun Kota Kupang ini jadi lebih baik. Dan Tuhan pasti tidak akan meninggalkan beliau sendiri. Sosok George Hadjoh ini telah teruji kemampuannya dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan di Kota Kupang”, pungkasnya. +++ marthe/citra-news.com
