Sebelumnya dalam orasinya saat launching Paket GACOR, Kamis (29/8) George berkomitmen akan meningkatkan kesejahteraan ASN. Karena ASN adalah ujung tombak pembangunan di Kota Kupang.
“Saya selama satu tahun jadi Penjabat Wali Kota Kupang, saya sudah tahu metodenya. Saat itu ASN dan PTT tidak lagi jadi pemungut sampah. Karena saya sudah tahu metode untuk karja. ASN dan pegawai PTT mereka tidak masuk tapi George Hadjoh Penjabat Wali Kota Kupang yang ulang kali masuk got bersihkan sampah”, ungkap Georrge.
Rakyat akan pilih untuk Kota Kupang ini bersih. Bukan cuma sampah yang bersih tapi juga perilaku pemimpin yang tidak korupsi. Bersih dari type pemimpin yang suka jalan-jalan menghabiskan uang rakyat.
Seorang pemimpin harus punya mimpi untuk mensejahterakan rakyatnya. Maka GACOR akan jadi eksekutor untuk membawa Kota Kupang bersih, maju, sejahtera, dan hebat dalam semua sektor pembangunan.
Saya (George Hadjoh, red) telah membuktikan diri sebagai olahragawan yang penuh dengan loyalitas, kejujuran, dan sportivitas yang tinggi.
Saya atlit beladiri peraih medali pertama di Kempo. Saya juga pelatih Kempo selama 24 tahun dan mengantar enam kali PON atlit NTT meraih medali emas terbanyak dari seluruh cabang yang ada.
“Tiga kali atlet NTT juara dunia di California. Bukan di Kali Liliba yang orang bunuh diri terus itu. Bersama George Walde jangan lagi ada yang bunuh diri”, ujarnya ngakak.
Hasil gemblengannya untuk orang muda NTT di olah raga Bela Diri Kempo sudah.memberi bukti. Diantsranya pada kejuaraan di California mengikutsertakan 48 negara. Dan anak-anak NTT mendapat Juara Umum Dua. Berikut Kejuaraan di Tokyo Jepang, kita NTT dapat Juara Dua Umum dari 41 negara.
Itulah Pasangan GACOR Calon pemimpin Kota Kupang yang suka bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja tuntas. Semuanya itu kami baktikan untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat Kota Kupang. Kami selalu setiap saat berada di tengah rakyat. Agar bisa merasakan suka duka rakyat di kota ini
“Sekaranglah saatnya bapa mama basodara dan kita untuk menentukan pilihan yang tepat. Kapan lagi kalau bukan sekarang dan kalau bukan kita siapa lagi. Karena dalam membangun, dari kita, oleh kita, dan untuk kita”, ungkap mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT. +++ marthen/CNC












