Lurah Bello, ROBYNSON E. Lona, SH saat diwawancarai awak Portal berita citra-news com usai Musrenbang 2026 di Kantor Kelurahan Bello Kupang, Jumat 21 Februari 2025. Doc. marthen radja/CNC
Persoalan sampah di Kota Kupang ibarat menegangkan benang basah. Sungguh Rumit Penanganannya. Mungkinkah di era Wali Kota dan Wakil Walikota Kupang, Christian Widodo dan Serena Francis bisa merubah Masalah Tanpa Masalah hal yang sudah jadi momok ini?
Citra News.Com, KUPANG – PADA Jumat 21 Februari 2925, utusan masyarakat di Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang begitu alot membahas masalah pembangunan yang dibutuhkan di setiap RT/RW se-Kelurahan Bello.
Sejumlah permasalahan itu dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026. Dimana merupakan tahun murni pelaksanaan pembangunan di era kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Francis sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kupang.
“Iya hari ini kami melaksanakan Musrenbang tingkat Kelurahan Bello untuk tahun anggaran (TA) 2026. Kami mengusung tema “Peningkatan Kualitas Infrastruktur, Ekonomi, Sumber Daya Manusia, Lingkungan Hidup, dan Pelayanan Publik yang Inklusif”. Dan peserta yang hadir dari unsur kelurahan dan unsur stakeholders. Dengan Nara Sumber Camat/aparat kecamatan dan kami selaku pemerintah kelurahan,” ungkap Lurah Bello, Robbynson E. Lona saat ditemui awak Portal berita citra-news com di Kantor Kelurahan Bello, Kupang, Jumat (21/02)
Berikut nukilan wawancara eksklusif Citra News.Com (CNC) dengan Lurah Belo Robbynson E. Lona (REL) :
CNC : Hal prioritas apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Bello di Musrenbang kali ini?
REL : Menjadi prioritas Musrenbang di tingkat Kelurahan Bello tahun 2026, ada 3 (tiga) skala prioritas. Yaitu pertama, perluasan jaringan lampu penerangan jalan di 28 wilayah RT di Kelurahan Bello. Kedua, Sarana prasarana (Sarpras) Penanganan Sampah di 28 RT yang ada. Dan yang ketiga, Infrastruktur khususnya Peningkatan kualitas jalan. Dengan melihat tingkat mobilitas yang tinggi dimana kondisi jalan yang rusak berat berada di wilayah RT12 yang menghubungkan wilayah Bello dengan Kelurahan Sikumana. Juga ruas jalan di seputaran Emping Jagung yang menghubugkan wilayah Kelurahan Bello dengan wilayah Kelurahan Sikumana dan Kelurahan Oepura.
REL : Terkait perluasan jaringan listrik karena akhir-akhir ini tingkat pencurian ternak terutama ternak sapi cukup tinggi di wilayah Kelurahan Bello ini. Warga yang punya ternak sapi, babi, anjing, dan ayam selalu kecurian. Salah satu faktor penyebabnya itu karena tidak ada lampu jalan. Sehingga membuat pencuri dengan leluasanya melakukan aksinya. Jadi rekomendasi seluruh RT yang ada di Kelurahan Bello untuk perluasan jaringan listrik untuk penerangan jalan yang ada.
CNC : Masalah penanganan Sampah yang gencar di era kepemimpinan Jefry Riwu Kore hingga kini koq masih jadi momok dan tidak selesai-selesai juga. Komentar anda?
