ANA Waha Kolin, SH saat temu pers di gedung DPRD NTT. Doc. marthen radja
Citra News.Com, KUPANG – SEKRETARIS Komisi IV DPRD Provinsi NTT, Ana Waha Kolin, SH mengkritisi pelaksanaan Tour The NTT yang digagas Gubernur Meky Laka Lena dan Wakilnya Johny Asadoma.
Materi kritikannya seputar sarana dan prasarana (Sarpras) pendukung yang kurang memadai. Terutama di Titik Star atau Titik Nol dari perhelatan akbar olah raga bersepeda bertaraf internasional tersebut.
Ana Kolin, ADPRD NTT dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil NTT 6 ini mengatakan, oleh karena NTT wilayah kepulauan maka Tour The NTT ini terbagi dalam zona-zona. Sebagai daya tarik pariwisata maka selayaknya Sarpras dan fasilitas pendukung haruslah representatif.
“Olahraga bersepeda ini bertaraf. internasional, lho. Pada Titik Star itulah jadi serambi pariwisata yang menggambarkan wajah NTT sesungguhnya. Para peserta tentunya usai berlaga akan kembali ke wilayah asalnya dan bercerita tentang NTT. Oleh karena itu penataan wilayah yang jadi Titik Star haruslh representatif”, kata Ana Kolin.
Untuk zona Tour The Flores, sebut Ana, Titik Nolnya ada di Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Namun, ia menilai infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung di kawasan tersebut masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat.
“Kalau titik nolnya ada di Tanjung Bunga, maka akses jalan dan fasilitas sekitarnya harus representatif. Ini akan menjadi wajah awal Flores bagi wisatawan”, tegas Ana kepada awak media di Kupang, Selasa, (12/8).
