Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Pengelolaan DAS BERKELANJUTAN Menuju KOTA KUPANG Tangguh dan SMART CITY

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

“Karena setiap pohon yang kita tanam adalah investasi ekologi untuk generasi berikutnya. Kota Kupang harus hijau agar tetap hidup,” jelas Dolfus.

Dia menambahkan sebagai bagian dari gerakan sosial, BP DAS meluncurkan kampanye ‘Kupang Jaga Airnya’, mengajak masyarakat untuk ikut menjaga sungai, menanam pohon, dan menghemat air. Melalui aplikasi digital sederhana, warga kini dapat melaporkan kondisi lingkungan secara langsung ke sistem BP DAS.

“Smart City menuntut warga yang juga smart terhadap lingkungannya. Teknologi harus berjalan seiring kesadaran ekologis. Intinya tanam dan jaga atau rawat sampai hidup dan berkembang,” tegas Dolfus.

Visi besar pembangunan Kupang Smart City menempatkan kelestarian DAS sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.

Kupang bukan hanya ditata secara digital, tetapi juga dibangun di atas sistem ekologis yang kuat menjadi kota yang cerdas, hijau, dan tahan perubahan iklim.

“Kalau DAS dijaga, air akan tersedia. Kalau air tersedia, kota akan hidup. Kupang bisa menjadi kota yang maju sekaligus bijak terhadap alam,” tutur Dolfus penuh optimisme.

Menutup kajiannya, Dolfus Tuames mengajak semua pihak, baik pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat untuk berkolaborasi menjaga keberlanjutan DAS di wilayah Kupang.

Perwakilan warga masyarakat Bello, Ama Gigi, menanam anakan pohon di wilayah Kelurahan Bello. Doc. marthen/Ist.

Demi masa depan Kota Kupang mutlk perlu ada seruan moral dari pemerintah selaku Decision Maker (pembuat kebijakan), harap Dolfus, kita tidak bisa membangun kota masa depan tanpa menjaga sumber daya alamnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan teknologi, Kota Kupang menegaskan diri sebagai pelopor Smart City yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan. Kupang kota yang bukan hanya tumbuh, tapi juga hidup bersama alamnya.

“Menjaga DAS berarti menjaga kehidupan, dan menjaga kehidupan berarti menjaga peradaban. Dengan semangat kolaboratif dan inovasi hijau, Kota Kupang melangkah pasti menuju masa depan sebagai Smart City yang tangguh air, cerdas lingkungan, dan berkelanjutan”, imbuh Dolfus yakin dan penuh harap.  +++ marthen/advetorial

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Kupang Green City, Program 100 Hari Christian Widodo Serena Corsgrova Fancid. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Kupang Green City, Program 100 Hari Christian Widodo Serena Corsgrova Fancid.