Acara tersebut mengusung tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”.
Turut dihadiri Presiden Republik Indonesia, para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, duta besar negara sahabat, pimpinan perbankan, dan kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa capaian ekonomi dalam satu tahun terakhir merupakan hasil sinergi seluruh unsur pemerintahan. Termasuk pemerintah daerah yang konsisten melakukan reformasi tata kelola dan digitalisasi layanan.
Presiden menegaskan bahwa eksekusi kebijakan yang cepat, tepat, dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat adalah kunci untuk memperkuat ketangguhan nasional di tengah dinamika global.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menekankan bahwa percepatan digitalisasi sistem pembayaran menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperluas inklusi keuangan, dan meningkatkan efisiensi layanan publik di seluruh daerah.
Dalam paparan resmi Gubernur BI yang tertuang dalam Buku PTBI 2025, Kota Kupang kembali menjadi salah satu daerah yang dinilai menunjukkan kinerja digitalisasi terbaik di Indonesia.
Dokter Christian Widodo alam kesempatan itu menjelaskan bahwa keberhasilan Kota Kupang menerima kembali penghargaan TP2DD Tahun 2025 merupakan akumulasi dari berbagai langkah strategis yang telah ditempuh, sebagaimana tercatat dalam Paparan Capaian Kinerja P2DD Kota Kupang.
