Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

Sekda JEFRY Pelt Berharap DUTA ANTI HOAX Jadi AGEN Perubahan di KOTA Kupang

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

“Pertanyaannya, apa yang kita dapatkan dari media sosial? Malah justru menambah masalah. Karena itu kita harus hati-hati sebelum menekan tombol ‘bagikan’ atau share,” tegasnya.

Ia berharap, melalui pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini, para peserta memiliki kemampuan untuk memfilter setiap informasi sebelum disebarkan.

“Gunakan jari Anda untuk melakukan hal yang baik. Kita tidak harus melakukan hal besar untuk bermanfaat bagi orang lain. Tindakan kecil seperti memfilter informasi saja sudah sangat berarti,” tambah dia.

Peran Media Massa

Usai giat hari pertama, Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang, Ariantje Baun menjelaskan belakangan ini informasi hoax pesat berkembang di tengah masyarakat seiring perkembangan teknologi digitalisasi.

Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat Kota Kupang khususnya agar tidak gampang menebarkan berita-berita negatif yang didapat dari media sosial, seperti FB, IG, Yutub, dan lain-lain. Jadi masyarakat harus saring terlebih dahulu sebelum share (bagikan) informasi-informasi yang belum tentu benar.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Kupang berharap masyarakat semakin tangguh terhadap arus informasi, mampu memfilter berita dengan bijak, serta bersama-sama mewujudkan Kota Kupang yang cerdas, aman, dan bebas dari hoax.

Itulah sebabnya kami dari dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kupang menyelenggarakan pelatihan ini sebagai langkah edukasi bagi publik agar tidak mudah percaya dengan kabar berita bohong atau hoax.

“Kepada media massa kami mengharapkan agar menyajikan berita-berita berdasarkan data dan fakta. Sehingga publik pun memahaminya secara benar”, pinta Ariantje.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Duta Anti Hoax Kota Kupang. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Duta Anti Hoax Kota Kupang.