Sementara seluruh TP PKK kabupaten/kota se-Provinsi NTT mengikuti secara daring, menjadikan momen ini menyebar hingga ke seluruh penjuru NTT – Nusa Tiada Tara.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa kunjungan ibu-ibu SERUNI Merah Putuh bernilai amat istimewa bagi NTT. “Momentum ini mengingatkan kita akan peran besar perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa,” tegasnya.
Tak hanya datang dengan senyuman, SERUNI hadir membawa program nyata yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Program-program itu adalah Imunisasi massal; Donor darah; Pemeriksaan IVA test; Pemeriksaan kesehatan umum & mata plus kacamata gratis; Pembagian sembako; Dukungan bagi UMKM melalui kunjungan bazar; Kampanye Anti-Radikalisme, Pencegahan TPPO, serta Perlindungan Perempuan dan Anak. Semuanya itu menyatu dalam satu niat: Memperkuat Kesejahteraan Keluarga.
Puncaknya, dilakukan penyerahan bibit pohon buah, pupuk NPK Phonska Plus, dan penanaman simbolis bibit cendana bersama 500 pohon buah hasil okulasi lainnya. Ini sebuah pertanda bahwa keberlanjutan lingkungan adalah bagian penting dari perjuangan perempuan masa kini.
“Kunjungan ini membawa energi positif dan menegaskan bahwa NTT tidak berjalan sendirian,” ujar Gubernur Melky. Ia berharap kolaborasi ini ikut memperkuat program strategis daerah: peningkatan kualitas SDM perempuan & anak, dan penguatan UMKM melalui program OVOP (One Village One Product) serta Gerakan Beli NTT.
SERUNI Perempuan yang Bergerak, Menggerakkan
Tina Astari Maman Abdurrahman, Wakil Ketua Bidang 6 SERUNI, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan arahan Pembina SERUNI Merah Putih, Selvi Gibran Rakabuming, khusus menyambut Hari Ibu.
“Kami hadir untuk memberdayakan perempuan, masyarakat, dan UMKM lokal,” ungkapnya. Baginya, UMKM NTT tak hanya menjual produk tetapi karya budaya yang layak menembus pasar nasional dan global.
