Gubernur Melky Laka Lena menyambut gagasan itu dengan sikap terbuka. Baginya, pengembangan pariwisata tidak bisa berjalan sendiri. Ia membutuhkan sinergi lintas sektor, dari infrastruktur hingga sumber daya manusia.
Dengan nada optimis, Gubernur Melky menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk segera menindaklanjuti berbagai kendala yang disampaikan. Jalan menuju lokasi akan diidentifikasi, direncanakan, dan diupayakan masuk dalam skema pembangunan. Demikian pula jalur penerbangan nantinya dikomunikasikan dengan maskapai akan diperkuat dan membuka akses yang lebih luas ke semua destinasi unggulan di NTT.
Pertemuan itu menjadi semacam titik temu antara harapan dan kerja nyata. Di satu sisi, investor membawa mimpi dan pengalaman global. Di sisi lain, pemerintah hadir dengan tanggung jawab memastikan pembangunan berjalan inklusif.
NIHI Sumba sendiri telah menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa tumbuh di tanah Sumba yang dulu dianggap terpencil. Berdiri sejak 1988 dan bertransformasi menjadi resor ultra-mewah kelas dunia. Tempat itu kini dikenal bukan hanya karena kemewahannya, tetapi juga karena kemampuannya menjaga harmoni dengan alam dan budaya lokal.
Kini, cerita serupa ingin ditulis di Rote. Dan dari ruang kerja gubernur sore itu, langkah kecil menuju cerita besar tersebut tampaknya telah dimulai. Dan dengan satu kata kunci yang terus digaungkan yaitu Kolaborasi. +++ marthen/*
