“Pariwisata membutuhkan rasa aman dan lingkungan yang bersih. Karena itu, kesadaran mencintai pariwisata harus terus dibangun bersama,” ujarnya.
Ia menilai, tanpa rasa memiliki terhadap destinasi wisata, sulit menghadirkan ekosistem pariwisata yang sehat dan berkelanjutan. Karena itu, kegiatan bakti pariwisata tidak akan berhenti di Pantai Lasiana saja. Polda NTT bersama pemerintah daerah berkomitmen menjangkau destinasi wisata lainnya di berbagai wilayah NTT.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Doris Aleksander Rihi, menyebut kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting untuk memperkuat citra pariwisata NTT di mata wisatawan.
Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut lahir dari hasil evaluasi bersama terkait kunjungan wisatawan kapal cruise beberapa waktu lalu yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTT.
Salah satu poin penting dalam evaluasi itu adalah perlunya membangun ekosistem pariwisata yang lebih tertata, bersih, dan memberikan pengalaman positif bagi wisatawan.
Bagi masyarakat sekitar Pantai Lasiana, kehadiran aparat kepolisian dan pemerintah dalam aksi bakti wisata itu memberikan semangat baru.
