Wakil Wali Kota Kupang, Serena Corsgrova Francis dikalungi ‘Tais Timor’- selendang khas Timor- oleh Rektor Unwira, Pater Dr. Stefanus Lio. Doc. CNC/Prokopim setda kotakpg
Serena Francis : Jadilah pencipta perubahan, bukan sekadar penumpang perubahan.
Citra News.Com, KUPANG – RIUH tepuk tangan memenuhi Ballroom Hendrikus Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang, Senin (18/5).
Di ruang itu, semangat anak muda terasa hidup. Bukan sekadar pembukaan Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) X, tetapi sebuah panggung tempat ide, kreativitas, dan mimpi generasi muda bertemu.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, hadir di tengah mahasiswa yang bersiap menampilkan gagasan terbaik mereka. Dari debat ilmiah, inovasi digital, business plan, hingga seni budaya, semuanya menjadi cermin bahwa kampus bukan hanya ruang belajar teori, tetapi tempat lahirnya para pelaku perubahan (the agent of change)
Dalam suasana penuh antusiasme, Serena mengingatkan bahwa generasi muda hari ini hidup di zaman yang bergerak sangat cepat. Meski teknologi dan Artificial Intelligence (AI) berkembang tanpa jeda. Namun Nusa Tenggara Timur juga memiliki kekayaan budaya dan pengetahuan lokal yang tidak dimiliki daerah lain.
