Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

Sistem DIGITALISASI Permudah MASYARAKAT Bayar PAJAK

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Saat ini Pemkot Kupang menerapkan pola pelayanan berbasis elektronik (PBE), memberi artikulasi bagi semua OPD lingkup Pemkot Kupang untuk berinovasi dalam mengoptimalisasi pelayanan publik. Dan kegiatan Pekan Panutan Pajak 2026 ini lebih menitikberatkan pada pelayanan secara digital.

“Baronda atau Bapenda Road to Optimalisasi Pendapatan Daerah adalah program inovasi Bapenda Kota Kupang untuk mengajak masyarakat bayar pajak tepat waktu. Para wajib pajak tidak harus datang ke kantor pelayanan pajak. Pembayaran dapat dilakukan secara digital melalui bank-bank yang sudah kerjasama dengan Pemkot Kupang”, ujarnya.

Menurutnya, ada perbedaan mendasar dalam giat Pekan Panutan Pajak yaitu Baronda. Program inovasi Bapenda ini dimana para pegawai langsung turun “jemput bola” dari para wajib pajak. Sekaligus mensosialisasikan pendekatan pelayanan pajak sistem digital.

“Dengan sistem digital sekarang para wajib pajak punya banyak pilihan di beberapa kanal perbankan yang kami siapkan. Apakah di Bank NTT, BRI, Bank Mandiri, BI, BNI, dan BCA. Jadi sesungguhnya sangat memudahkan masyarakat tidak harus ke kantor pelayanan pajak tapi dari rumah saja sudah bisa melakukan pembayaran pajak”, ujarnya.

Menjawab item pajak yang terbanyak menunggak, Ariesto mengatakan, masyarakat di wilayah Kecamatan Oebobo mereka sudah sadar akan kewajibannya. Dalam setiap tahun itu target kita selalu diatas 90% (persen).

“Pada tahun 2025 target kita itu sebesar Rp6,5 miliar. Dan hingga Desember 2025 capaiannya sudah Rp6 miliar lebih, tidak sampai 100%. Tapi seiring berjalannya waktu sampai dengan Januari 2026 dia sudah 100%”, ujarnya.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Pekan Panutan Pajak 2026. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pekan Panutan Pajak 2026.