Dari tiga nama tersebut, keputusan akhir berada pada pemerintah pusat. Mendagri Tito Karnavian kemudian menetapkan Fransiskus Sales Sodo sebagai Sekda NTT definitif.
“Jadi benar sebagaimana Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, Bapak Tito Karnavian, menetapkan Drs. Fransiskus Sales Sodo sebagai Sekda NTT,” tegas Kanis.
Dengan keputusan itu, perdebatan mengenai nama-nama yang sebelumnya beredar di ruang publik praktis berhenti pada satu keputusan administratif yaitu Frans Sodo akan menjadi Sekda NTT.
Kanis sendiri memilih tidak masuk terlalu jauh ke dalam dinamika politik dan opini yang berkembang sebelum keputusan tersebut diterbitkan.
Menanggapi kembali munculnya nama Ruth Diana Laiskodat sebagai salah satu calon kuat yang sebelumnya banyak diperbincangkan, Kanis mengatakan hal tersebut berada di luar kewenangan dan tanggung jawabnya.
“Saya tidak ingin masuk di area dinamika sebelum-sebelumnya itu. Silakan saja orang boleh beropini atau berwacana. Hal-hal di luar kendali saya tidak mungkin saya atur atau urus. Bahwa yang jelas ada berita untuk segera kita siapkan pelantikan, iya, itu yang saya lakukan,” katanya.
Bukan Sekadar Pelantikan
Di balik kepastian nama Sekda, pekerjaan berikutnya justru menanti.
Kanis mengungkapkan persiapan pelantikan telah dimatangkan pemerintah provinsi. Bahkan, rapat teknis bersama Asisten I, Biro Administrasi Pimpinan, Biro Umum, serta sejumlah perangkat daerah terkait telah dilakukan.
“Secara teknis sudah 80 sampai 90 persen kami matangkan persiapannya untuk hal-hal berkaitan dengan pelantikan besok,” ujar Kanis.
Namun, pelantikan Sekda definitif bukanlah akhir dari pekerjaan. Justru setelah Frans Sodo resmi menerima mandat, tantangan birokrasi NTT akan memasuki babak baru. Salah satu pekerjaan mendesak adalah mengisi sejumlah jabatan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong.
Kanis memastikan enam OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT yang saat ini mengalami kekosongan jabatan segera diproses pengisiannya.
Selain itu, terdapat sejumlah pejabat yang akan memasuki masa purna tugas hingga Desember 2026. Rita Wuisan telah memasuki masa pensiun pada Mei 2026. Sementara Lerry Rupidara, John Octavianus, dan Max Sombu disebut akan memasuki masa purna tugas dalam beberapa bulan mendatang.
