Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Sosbud  

Terhadang ERUPSI Lewotobi, CHRISTIAN Widodo Berpacu Pulang Untuk Mengantar POMMY ke PERISTIRAHATAN Terakhir

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Kepercayaan yang diberikan kepada Pommy untuk memimpin Dinas PRKP sejak 22 Januari 2026, menurut Christian, juga lahir dari rekam jejak dan kemampuannya dalam bekerja. “Itulah mengapa kami melantik beliau menjadi Kadis PRKP. Itu tidak lain dan tidak bukan karena memang beliau ini mampu bekerja dengan baik,” katanya.

Christian mengajak seluruh jajaran pemerintah dan keluarga untuk tidak hanya mengingat kepergian almarhum dengan air mata. Sebab, menurutnya, ukuran kehidupan seseorang bukan semata-mata tentang berapa lama ia hidup, tetapi tentang berapa banyak kebaikan yang ditinggalkannya.

“Hidup manusia tidak ditentukan oleh seberapa lama ia ada bersama kita, tetapi ditentukan oleh berapa banyak kebaikan yang telah ia tinggalkan semasa hidupnya,” ujarnya.

Ketika takdir telah menentukan sebuah kepergian, kata Christian, yang tersisa adalah keikhlasan. “Kesedihan dan air mata tidak akan menghapus sebuah kepergian yang sudah ditakdirkan. Tetapi sebuah keikhlasan adalah bentuk kasih terindah yang ada di muka bumi ini,” tuturnya.

Namun, bagi Pemerintah Kota Kupang, kepergian Pommy Elna Novisandy Odja, S.STP., M.Si., bukan sekadar kehilangan seorang aparatur. Ia meninggalkan jejak pengabdian, keteladanan dan kebaikan yang akan terus dikenang oleh orang-orang yang pernah bekerja bersamanya.

Upacara Kenegaraan

Pada Sabtu (29/8/2026), halaman Kantor Wali Kota Kupang berubah menjadi ruang duka. Di tempat itu, keluarga besar Pemerintah Kota Kupang berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pommy, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kupang, sebelum jenazah diantar menuju tempat peristirahatan terakhir melalui upacara pemakaman secara kedinasan.

Wakil Wali (Wawali) Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memimpin prosesi penghormatan terakhir sebagai inspektur upacara. Tetapi ada satu sosok yang sejak awal berusaha keras untuk hadir di tengah suasana duka itu adalah Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.

Sebelum Christian tiba, Wawali Serena telah lebih dahulu memimpin penghormatan terakhir bagi almarhum.
Dalam amanatnya, Serena menyebut kepergian Pommy sebagai kehilangan bagi keluarga sekaligus bagi seluruh keluarga besar Pemerintah Kota Kupang.

“Hari ini tentu bukan hari yang mudah bagi kita semua. Kita datang untuk melepas seorang rekan kerja, seorang sahabat, sekaligus bagian dari keluarga besar Pemerintah Kota Kupang,” ujar Serena.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Upacara Pemakaman Kepala Dinas PRKP Kota Kupang. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Upacara Pemakaman Kepala Dinas PRKP Kota Kupang.