Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

KEKERASAN Seksual Masih Menjadi PERSOALAN SERIUS, Serena Francis : BUTUH Perhatian BERSAMA

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Serena menjelaskan, bantuan tersebut membantu meringankan beban keluarga sekaligus mendukung anak perempuan agar tetap nyaman menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk bersekolah. Kebutuhan menstruasi merupakan bagian dari kebutuhan dasar yang tidak boleh diabaikan. Sebelum menerima bantuan, sebagian anak perempuan terpaksa menggunakan kain sebagai pengganti pembalut atau tidak masuk sekolah ketika menstruasi karena keterbatasan biaya. Situasi ini memperlihatkan bahwa persoalan kesejahteraan perempuan tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar, tetapi juga melalui kebutuhan sehari-hari yang menentukan kesehatan, kenyamanan, dan kesempatan memperoleh pendidikan.

Pemerintah Kota Kupang juga mendorong agar program bantuan pembalut gratis mendapat perhatian di tingkat nasional dan berpeluang dikembangkan sebagai proyek percontohan. Di bidang kesehatan perempuan, Pemkot turut berkolaborasi dengan berbagai organisasi untuk melaksanakan skrining kanker payudara.

Pelaksanaan program-program tersebut membutuhkan pembagian peran yang jelas, mulai dari pendataan penerima manfaat oleh Dinas Sosial hingga dukungan kesehatan dari Dinas Kesehatan.

Berbagai program itu menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya diukur melalui pendidikan dan kesehatan. Pemerintah juga perlu memastikan perempuan dan anak hidup dalam lingkungan yang aman, memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar, serta terbebas dari kekerasan dan diskriminasi. Karena itu, kolaborasi lintas sektor perlu diwujudkan dalam kebijakan yang terukur, layanan yang mudah dijangkau, dan dukungan nyata bagi korban.

Bagi Pemkot Kupang, tantangan ke depan bukan sekadar mempertahankan program yang telah berjalan, melainkan memastikan kebutuhan yang belum terpenuhi mendapat perhatian serius. Penguatan regulasi daerah, koordinasi antarperangkat daerah, dan penyediaan rumah aman menjadi sejumlah agenda yang perlu dibahas lebih lanjut bersama seluruh pemangku kepentingan.

Serena menegaskan, pemerintah akan terus membuka ruang dialog dengan organisasi masyarakat sipil dan berbagai pihak untuk mengevaluasi program serta mengidentifikasi kebutuhan perlindungan yang belum terlayani.

Inti pesan dalam diskusi ini adalah keberhasilan pemerintah dalam melindungi perempuan dan anak tidak hanya ditentukan oleh banyaknya
program yang dilaksanakan, tetapi juga oleh sejauh mana masyarakat yang rentan benar-benar merasakan kehadiran negara ketika mereka membutuhkan perlindungan.  +++ marthen/*