Kepala Dinas Pariwisata NTT Dikecam Bupati Malaka

CNC Kupang– KEPALA Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Marius Ardu Jelamu, M.Si mendapat kecaman pedas dari Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran. Pasalnya, kegiatan Tour di Timor (TdT) yang merupakan event bergengsi bertaraf internasional itu terlaksana tidak sebaik kegiatan Tour de Flores (TdF).

“Saya heran pelaksanaan Tour de Flores koq lebih bagus daripada Tour de Timor. Dinas Pariwisata Provinsi NTT selaku panitia di event bertaraf internasional ini, tidak menata kegiatannya secara baik. O…ini hanya karena Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT orang Manggarai Flores makanya kegiatan TdF lebih bagus daripada kegiatan TdT kita di Timor,”kritik Stef dalam sambutannya pada malam Galadinner di Rujab Bupati Malaka di Betun.

Bahkan tambah Bupati Stef, untuk event TdT Dinas Pariwisata Provinsi NTT tidak memberikan peran kepada Pemda-Pemda di sedaratan Timor Barat. Karena itu dia berharap untuk event yang sama ke depannya pihak Dinas Pariwisata Provinsi NTT perlu membangun kerjasama yang baik. Agar pelaksanaannya dapat memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

Mendapat kritikan Bupati Malaka, Kepala Dinas Pariwisata NTT, Marius Jelamu dan Wakil Gubernur NTT, Benny Litelnoni terlihat senyam senyum dan tampak memerah wajah kedua pejabat teras lingkup Pemprov NTT ini.

Menurut Bupati Stef yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT itu,  bahwa event TdT merupakan wahana dalam merekat persahabatan antar para peserta touring dengan masyarakat. Lebih dari itu dapat menumbuhkembangkan ekonomi masyarakat yang berada di sekitar kawasan yang menjadi lintasan para touring.

Sebagai kabupaten yang baru otonomi, aku Bupati Stef, ada banyak kesulitan yang dihadapi pemerintah dan masyarakat.  “Kami sangat mendambakan kehidupan ekonomi masyarakat yang lebih maju dan mandiri. Apalagi letak kabupaten Malaka berbatasan darat langsung dengan Negara Timor Leste yang merupakan satu budaya. Kita ini hanya dipisahkan oleh wilayah teritorial antar negara saja,”tandasnya.

Dalam mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat, aparatur TNI dan Polri ditempatkan di setiap tapal batas. Adanya Pos Lintas Batas Negara di  Motamasin adalah beranda terdepan NKRI di gerbang Selatan Timor. Ini juga merupakan pusat pariwisata yang perlu dikembangkan secara memadai.  +++ marthen/citra news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *