2,2 Juta Nomor Seluler Pakai Satu NIK

Jakarta, citranews.com TAHUN 2017 pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta masyarakat mendaftarkan kartu SIM mereka menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan nomor KK (Kartu Keluarga).

Sayangnya, program ini tidak berjalan mulus. Diketahui bahwa ada satu KK yang digunakan oleh banyak orang.  (Baca juga citra-news.com tanggal 9 April 2018: Di Kota Kupang NTT Satu Nama 9 Alamat)

Hal ini terungkap ketika RDP (Rapat Dengar Pendapat) Komisi I DPR RI dan Dukcapil dengan Kominfo PPI (Penyelenggara Pos dan Informatika). Diketahui bahwa satu NIK digunakan oleh lebih dari 2,2 juta nomor ponsel.

Sebelum ini, memang Kominfo telah menyebutkan bahwa ada penyalahgunaan data KK dalam registrasi kartu SIM. Namun, ketika itu, jumlah nomor yang menggunakan satu KK hanya mencapai puluhan saja.

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Pos & Informatika (PPI), Ahmad M.Ramli mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat pada para operator untuk memblokir nomor-nomor kartu yang didaftarkan secara ilegal atau terdaftar secara tidak wajar.

“Semua nomor yang terdaftar secara ilegal atau tidak wajar, kita telah meminta operator untuk memblokir semua. Kami memberikan waktu hingga bulan Mei bagi operator untuk melakukan cleansing.” kata Ramli.

Dikatakan, sejauh ini Telkomsel telah memblokir 8 juta nomor. Sementara masing-masing dari Indosat Ooredoo dan XL Axiata telah memblokir 7 juta nomor. Lalu, bagaimana KK dan NIK ini didapatkan oleh oleh oknum hingga disalahgunakan?

Caranya banyak sekali. Ketika membuka rekening, kita menyerahkan KTP. Atau ketika mendaftarkan ke program S2. Di KPU, mereka menyimpan fotokopi KTP kita.

Tidak hanya itu, ditemukan gambar dari KK dan KTP dengan mencarinya di Google dengan mudah. Dan pihaknya tidak tahu siapakah yang mengunggah data tersebut.

Meskipun begitu, anggota Komisi 1 dari PAN, Budi Youyastri mempertanyakan peran perusahaan telekomunikasi sehingga satu NIK bisa digunakan oleh ratusan ribu hingga jutaan nomor.  +++ cnc/web

 

Gambar : media.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *