ADA 1,3 Juta Data GANDA di DPT Pemilu 2019

Setelah mencermati DPT yang sudah disusun dari sejumlah daerah, Bawaslu memperkirakan ada 1,3 juta data ganda dalam daftar pemilih Pemilu 2019. Koq bisa?

Jakarta, citra-news.com – BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI memprediksi ada sekitar 1,3 juta data ganda dalam daftar pemilih Pemilu 2019. Prediksi itu dimiliki setelah Bawaslu RI mencermati Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah disusun dari sejumlah daerah.

Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan, saat ini lembaganya sudah mengambil sampel dari DPT di 75 kabupaten/kota di Indonesia. Hasilnya, ada 131.363 data ganda yang mereka temukan.

“Harus ada jalan keluar, harus dihilangkan data DPT yang sebanyak 131.363 data ganda ini,” ujar Bagja di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu 5 September 2018.

KPU RI telah mendata ada 185.732.093 orang yang terdaftar di DPT Pemilu 2019. Angka itu muncul setelah rekapitulasi berjenjang dilakukan di seluruh daerah.

Berdasarkan rekapitulasi KPU RI, ada 92.802.671 pemilih laki-laki dan 92.929.422 perempuan di DPT. KPU juga merancang keberadaan 805.075 TPS untuk Pemilu 2019.

Jumlah itu belum termasuk DPT dari luar negeri. Berdasarkan data dari 130 kantor perwakilan di luar negeri, ada 2.049.791 pemilih yang terdata. Angka itu mencakup 984.491 pemilih laki-laki dan 1.065.300 perempuan.

Untuk pemilih di luar negeri, KPU menyiapkan 620 TPS yang akan menampung 517.128 pemilih. Bagi 808.962 warga yang hendak memilih menggunakan kotak suara keliling, KPU menyediakan 1.501 alat. Kemudian, ada 723.701 pemilih di luar negeri yang ingin memilih melalui pos.
Karena masih ada potensi data ganda di DPT, Bawaslu meminta penetapan daftar pemilih tingkat nasional diundur. +++ cnc/tirto.id

Gambar : Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja.

Foto : Doc. CNC/tirto.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *