DIKECEWAKAN Golkar BOBBY Jadi Caleg di HANURA

Bobby : Meski partai bukannya tempat penampungan orang-orang yang terinjak dan kesesakan. Namun partai seyogianya mampu memberikan naungan nan teduh bagi para kader dalam mewujudkan niat politiknya. Dan naungan teduh itu bagi kami ada di Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA).

Kupang, citra-news.com –  MANTAN Wakil Ketua Bidang Infrastruktur DPD Partai Golkar Provinsi NTT, Bobby Hartono Handoyo menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan dan anggota Partai Golkar.

“Saya telah menyatakan pengunduran diri secara tertulis dari Partai Golkar  yang saya ajukan sejak tanggal 12 Juli 2018. Entah apa pertimbangan Ketua DPD Partai Golkar NTT, Melky Laka Lena sehingga mengulur-ulur waktu dalam membuat keputusan. Saya baru mendapat keputusan pada tanggal 16 Juli tengah malam yang saya anggap itu upaya taktis untuk membatasi ruang gerak saya ikut pen-caleg-kan di Partai Hanura,”kata Bobby kepada wartawan di Gedung KPUD NTT, Selasa 17 Juli 2018.

Sebagai kader Partai Golkar (PG), menurut Bobby, dirinya sudah begitu loyal. Akan tetapi Partai Golkar sama sekali tidak memperhatikan hak politiknya. Partai Golkar lebih mengakomodir kepentingan politik dari orang-orang yang masuk partai hanya karena mau jadi Caleg saja. Sementara kita-kita yang sudah lama bekerja untuk PG di NTT oleh Ketua Partai Melky Laka Lena, menganggap sepele dan memandang sebelah mata. Tapi tidak apa-apalah. Masih ada banyak jalan ke Roma, ungkap Bobby.

Berbicara soal loyalitas di PG, beber dia, sebagai kader partai kami terlibat aktif dalam setiap momentum politik. Bahkan di Pilkada Serentak 2018 khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, kami terlibat aktif menyokong para calon gubernur/wakil atau calon bupati/wakil yang disodorkan dari PG untuk maju bertarung di kontestasi Pilkada ini.

Tapi yang pasti saya (Bobby Hartono Handoyo) sebagai salah satu Wakil Ketua Bidang infrastruktur di kepengurusan DPD PG NTT, banyak hal yang sudah saya lakukan untuk PG.  Dan jabatan ini sudah saya emban selama dua dekade kepemimpinan, sejak dari Bapak I.A Medah hingga pak Melki Laka Lena saat ini.

Namun di era kepemimpinan Melki Laka Lena saat ini, dia (Melki Laka Lena) sangat tidak bersahaja dalam mengakomodir kepentingan politik kami selaku kader partai. Ini tentunya bagi siapapun dia yang sudah bekerja ekstra menjalankan roda partai namun dipandang sebelah mata oleh ketua partai, pastinya kecewa juga.

Meski demikian PG bukan satu-satunya partai. Karena masih ada banyak pilihan partai lain yang bisa kami apresiasikan kepentingan politik. Dan hati nurani saya saya menjatuhkan pilihan pada Partai HANURA. Karena itu, tegas Bobby, tidak sedikitpun ada rasa penyeselan kalau saya harus keluar dari Partai Golkar. Mudah-mudahan dengan bergabungnya saya di Partai HANURA di dalam kebersamaan kami menjalankan partai ini.

“Terima kasih kepada Partai Hanura dengan kepengurusan yang ada saat ini, terutama pak Refafi Gah selaku Ketua DPD Partai HANURA NTT yang sudah bersedia menerima saya untuk kita sama-sama berjuang membesarkan partai ini,”tandasnya.

Refafi Gah : Tidak Ada Dualisme

Di sela-sela acara pendaftaran semua Parpol peserta Pemilu 2019 untuk para Caleg Provinsi, Ketua DPD Partai HANURA Provinsi NTT, Refafi Gah kepada wartawan mengatakan,  proses pen caleg-kan dari Partai HANURA telah melalui tahapan sesuai aturan yang berlaku.

“Target kami dari 8 Dapil di NTT dengan 14 kursi yang tersedia, setiap Dapilnya minimal satu kursi. Tapi ada beberapa dapil yang cukup berpotensi mendapatkan dua kursi.  Dari target-target yang ada ini minimal berpeluang bagi Partai kami bisa menduduki kursi unsur pimpinan di DPRD NTT,”kata Refafi.

Menjawab wartawan soal Caleg yang ‘lompat’ partai, Refafi mengakui pada detik-detik terakhir pemberkasan ada banyak anggota partai yang masuk baru. “Iya, kami dengan senang hati menerima mereka untuk kita sama-sama terlibat membangun Partai HANURA menjadi lebih baik ke depannya. Itu komitmen kita,”ucapnya.

Disebutkan Refafi, salah satu nama yang sudah keluar dari Partai Golkar karena tidak mengakomodir niat politiknya menjadi Caleg, yaitu Bobby Hartono Handoyo. Hemat kami, Bobby kader potensial. Bahwa kekecewaan yang dirasakan karena tidak diakomodir sebagai Caleg di Partai Golkar itu hal lumrah dalam dinamika kepartaian. Akan tetapi sebagai pimpinan Partai Hanura sesuai spiritnya yang terus menaungi para kadernya untuk mengapresiasikan kepentingan politik berdemokrasi, maka kami mengakomodirnya dengan memberi kesempatan untuk mengapresiasikan hak politiknya itu melalui pen-caleg-kan di Partai Hanura.

“Pak Boby Hartono Tantoyo dengan senang hati kami menerimanya masuk ke Partai Hanura menjadi salah satu anggota partai. Tentunya kami menghargai keputusan pak Bobby yang harus keluar dari Partai Golkar. Bahwa Partai Hanura dengan hati nuraninya menerima pak Bobby dengan lapang dada. Dan kami mengakomodir kepentingan politik beliau untuk maju jadi salah satu Caleg dari Dapil NTT I (Satu) Kota Kupang  sebagai calon anggota DPRD Provinsi NTT,”jelas Refafi.

Sembari menambahkan, hak politik seseorang untuk berada di partai manapun itu dijamin oleh undang undang. Saya kira tidak ada sesuatu yang luar biasa kalau sesorang berpindah partai.

Menjawab wartawan soal dualisme di tubuh Partai Hanura, Refafi membantahnya. “Tidak ada dualisme dan tidak pernah ada dualisme kepengurusan di tingkat DPP Partai Hanura. Dualisme itu hanya anggapan orang saja yang tidak paham akan organisasi kepartaian”tegasnya.

Kalau di DPP itu, lanjut Refafi, Ketua umumnya pak Usman Sapta Odang. Hanya saja mencari pergantian Sekjen yang baru. Jadi saya kira tidak ada dualisme kepengurusan di DPP Partai Hanura. Dan hanya satu SK saja dari Kemenkum HAM yaitu dengan Ketua Umum pak Usman  Sapta Odang dan Sekjen-nya pak Siregar. Sedangkan di Provinsi NTT adalah Refafi Gah sebagai Ketua dan Sekretaris Adrianus Boka Rita. Jadi saya kira itu sudah jelas, timpalnya. +++ cnc1

Gambar : Ketua DPD Partai Hanura, Refafi Gah dan Bobby Hartono Handoyo (kanan) di halaman Gedung KPUD NTT, Kupang NTT.  Doc. marthen radja/CNC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *