“Oh ya ini pak Kabid sudah bawa datang data sesuai permintaan adik-adik wartawan. Silahkan diuraikan sesuai pemahaman masing-masing. Sudah tentu lengkap perbandingan data pelaksanaan UN untuk tiga tahun sebelumnya. Adik-adik kutip baik-baik iya?,”pinta Benyamin.
Pius Rasipun mengambil posisi duduk berdampingan dengan Kadis Benyamin dan menyodorkan selembar kertas ke atasannya. Tapi apa lacurnya. Miris, seorang kepala bidang melakonkan etika yang tidak lazim ke atasannya. Kabid Dikmen Pius Rasi sodorkan selembar kertas berisi 4 (empat) baris kalimat pendek dan dicatat menggunakan pena.
“Yang diminta adik-adik wartawan data UN tiga tahun terakhir. Bukan catatan jumlah UNBK tahun 2019 saja. Ah bagaimana,”guman Benyamin dengan wajah memerah memandang Pius.
Sembari mengatakan, “Kalau catatan itu mungkin sudah ada di data yang saya pegang ini. Ini juga saya sudah coret-coret versi hitungan saya. Tapi mudah-mudahan tidak salah”.
“Oh iya itu data di pak Kadis dari pak John kan? Iya itu sudah datanya,”ucap Pius seraya mengambil seberkas data dari tangan Kadis Benyamin. Pius lalu membuka satu persatu halaman data saat awak media memfotonya.
Gong UN 2019 Sudah Ditabuh
Gong Ujian Nasional (UN) tahun 2019 sudah ditabuh. Para peserta didik (siswa) kelas akhir di semua lembaga satuan pendidikan sudah mantap mempersiapkan diri menyambut UN. Faktanya, para siswa kelas XII tingkat SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) adalah ‘klopter’ pertama melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang terjadwal tanggal 25-28 Maret 2019.
Berbicara soal pelaksanaan UN di Provinsi NTT, mantan Penjabat Bupati Alor itu menjelaskan ada trend meningkat dari tahun ke tahun. Bahwa UN tahun 2019 atau di tahun ajaran (TA) 2018/2019 tidak ada perubahan kebijakan dari pelaksanaan UN tahun 2018 (TA 2017/2018). Hanya saja UN 2019 ada upaya-upaya perluasan pelaksanaan UNBK dan pengaturan khusus UN Daerah Bencana.
Dalam hal pelaksanaan UNBK tahun 2019 ada penambahan jumlah sekolah dan penambahan jumlah siswa. Demikian halnya dengan UNKP (Uji Nasional Kertas Pensil) juga jumlahnya terus berkurang. Nah, sesuai data UNBK dan UNKP untuk sekolah negeri dan sekolah swasta tahun 2019 maka UNBK SMK sebanyak jumlah 117 sekolah Negeri dan 113 sekolah Swasta. Total UNBK SMK sebanyak 230 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 21.481 orang.
