“Saya harap paling lama dua minggu ke depan kordinasi G to G ini sudah kelar. Sehingga para PKL kembali berjualan secara normal. Harus ada kepastian waktu kapan memulainya dan berapa lama penyelesaiannya. Kasihan mereka PKL. Dari hasil jualan itu mereka harus menghidupi keluarga, mana makan minum, biaya anak-anak sekolah, dan lainnya. Itu harus ada di benak pemerintah,”pinta Winston. +++ marthen/citra-news.com
Tindakan REPRESIF Gubernur VIKTOR Sengsarakan 38 PKL
- Dibaca 444 kali
CitraNews

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu
Dalam kesempatan itu, Wawali Serena mengungkapkan, skrining TBC di Kota Kupang telah menjangkau sekitar 4.800…
Ia mengajak pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai elemen kemanusiaan untuk terus bergandengan tangan mendukung…
Anggaran tersebut perlu dinaikkan mengingat semakin bertumbuh kelompok UMKM dengan aneka jenis usahanya masing-masing. Ada…
Neda juga mendukung penekanan Gubernur NTT agar kepala sekolah punya tanggung jawab penuh terhadap anak…
Karena bagi Pemerintah Kecamatan Alak, gerakan “Kupang Berair” bukan hanya program lingkungan, melainkan juga ujian…