“Saya harap paling lama dua minggu ke depan kordinasi G to G ini sudah kelar. Sehingga para PKL kembali berjualan secara normal. Harus ada kepastian waktu kapan memulainya dan berapa lama penyelesaiannya. Kasihan mereka PKL. Dari hasil jualan itu mereka harus menghidupi keluarga, mana makan minum, biaya anak-anak sekolah, dan lainnya. Itu harus ada di benak pemerintah,”pinta Winston. +++ marthen/citra-news.com
Tindakan REPRESIF Gubernur VIKTOR Sengsarakan 38 PKL
- Dibaca 425 kali
CitraNews
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Baginya, keberhasilan pembangunan tidak boleh bergantung pada individu semata. Ia menekankan pentingnya membangun sistem kerja…

Pernyataannya mengisaratkan bahwa pengelolaan keuangan publik tidak bisa dilepaskan dari dimensi etika. Data menunjukkan adanya…

Tak hanya fokus pada keamanan aset, apel kesiapsiagaan ini juga menjadi pengingat akan potensi bencana…

“Setiap ASN adalah duta pembangunan. Apa yang kita kerjakan harus diketahui masyarakat. Ketika masyarakat melihat…

Data Bappeda menunjukkan terdapat 364 usulan pembangunan yang berasal dari enam kecamatan di Kota Kupang,…







