TANGKAP Pelaku TNI POLRI Tidak ”Pilih Bulu’ PENJUDI

Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Pikoeter (EPY) Tahun dan Letkol Kurniawan Pramulyo. Doc. Jors Tefa/Citra News Com

Kebiasaan bermain judi tidak saja memicu tindakan kriminalitas namun juga memunculkan kemiskinan.
Citra-News. Com, SOE – KOMANDAN Distrik Militer (Dandim) 1621 Timor Tengah Selatan (TTS) letkol Koerniawan Pramulyo menegaskan, hukum adalah panglima, tertinggi di NKRI dan berlaku untuk semua orang.
“Hukum tidak memandang bulu, tanpa memandang suku dan golongan atau strata sosial seseorang. Anggota TNI yang terlibat permainan judi akan ditindak tegas,” demikian Koerniawan kepada awak media di SoE, Sabru 05 Oktober 2019.
Dikatakannya, kebiasaan bermain judi adalah perbuatan melawan hukum. Oleh karena itu harus ditindak tegas. Termasuk menindak tegas anggota TNI Polri yang terlibat judi.
Seperti disaksikan citra-news com dalam rangka merayakan HUT TNI ke 74 di Kabupaten TTS, dilaksanakan upacara bendera di halaman Makodim 1621 SoE. Hadir pada kesempatan itu selain jajaran TNI juga semua pimpinan OPD dan Forkompinda (forum komunikasi pimpinan daerah) tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah itu.
Perayaan HUT TNI ke-74 berthemakan, Profesionalitas TNI Kebanggaan Bangsa ini berlangsung tettib, aman dan damai.
Usai makan siang Dandim Koerniawan didampingi Bupati TTS, Egusem Piter Tahun dan Forkompinda, menggelar temu pers. Pada prinsipnya, kata Koerniawan, segala jenis permainan judi harus dihentikan. Bila ada anggota masyarakat dan atau okum-oknum TNI apalagi Polri yang kedapatan sedang bermain judi dilaporkan ke atasannya.
“Tidak ada toleransi jika ditemukan ada anggota TNI Polri yang terlibat bermain judi. Harus ditangkap dan diproses hukum,”tegas Koerniawan berulang.
Bukan menjadi rahasia umum kalau permainan judi di Kabupaten TTS terus marak. Untuk upaya pemberantasannya maka TNI dalam hal ini KODIM 1621 Kabupaten TTS, bekerja sama dengan Polres TTS. jika ada anggota TNI yg terbukti terlibat dalam permainan judi atau yang membekingi permainan judi, maka anggota TNI yang bersangkutan akan kami tindak sesuai dgn aturan yang berlaku, jelas Koerniawan.
Kerjasama Sinergis Berhangus Judi
Di tempat yg sama, Bupati TTS, Egusem Tahun mengakui perjudian di Kabupaten TTS terus marak terjadi sudah viral.

Bupati TTS, Egusem Pieter (EPY) Tahun dan beberapa petinggi di Forkompinda TTS. Doc. Jors Tefa/Citra News Com

Menghadapi persoalan ini, selaku bupati kami akan menyampaikan kepada seluruh camat, kepala desa, para tokoh agama serta masyarakat bahwa judi itu tidak baik. Kebiasaan berjudi ini membuat hidup tambah miskin. Marilah kita bersama-sama bergandengan tangan untuk memberantasnya,” pintanya.

Upaya memberhangus judi ini Bupati Epy berharap kerjasama polisi dan TNI dengan semua elemen masyarakat. Kita bersama-sama harus punya niat yang sama untuk memberantas permainan judi.
“Tolong teman-teman warganet (nitizen,red) yang berkomentar tentang pemberantasan judi di TTS. Kalau bisa berkomentar yang baik dan santun serta ikut memberikan informasi tempat-tempat judi yang dipadang rawan judi. Saya selaku bupati TTS, menyatakan bahwa tidak ada tebang pilih memberantas judi,” ucapnya.
Ada warganet, lanjut Bupati Epy Tahun, punya komentar bahwa TNI Polri hanya bisa menangkap bandar judi kelas teri. Sedangkan bandar judi kelas kakap, Polisi dan TNI tidak berani menangkap.
“Polisi dan TNI akan memberantas semua jenis permainan judi tanpa harus memilah kelas teri dan kelas kakap. Namun teman-teman bersama warga masyarakat bersabar, karena sudah pasti siapapun yang berjudi akan diproses sesuai hukum yang berlaku”tandasnya. +++ jofan/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *