Organisasi PEMUDA Harus Memiliki PROGRAM yang JELAS

Illustrasi Gubernur NTT, VIKTOR Bungtilu Laiskodat. Doc. istimewa

“Dalam kepemimpinan saya bersama pak Wagub Joef Nae Soi menginginkan organisasi pemuda harus memiliki program yang jelas dan terukur. Ini untuk mempermudah evaluasi kepemimpinan dalam sebuah organisasi pada masa periodenya,” pinta Gubernur Viktor.

Citra-News.Com, KUPANG – GUBERNUR Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), VIKTOR Bungtilu Laiskodat mengatakan organisasi pemuda di TT mesti menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia yang kian bergerak maju dan memakasa organisasi bersama individu memiliki kemandirian secara ekonomi.

“Organisasi pemuda di NTT mesti meninggalkan gaya lama. Karenma perkembangan dunia kian bergerak maju dari segala aspek kehidupan. Terlebih dari sisi kemandirian ekonomi, organisasi kepemudaan bahkan individu yang terlibat dalam organisasi tersebut,”ujar Gubernur Viktor.

Lebih lanjut mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu menginginkan organisasi pemuda harus memilki program yang jelas dan terukur sebagai bahan evaluasi masa kepemimpinan organisasi. Organisasi pemuda juga mesti mendorong pembukaan lapangan kerja baru.

Bahkan dia meminta agar Pemuda Katholik untuk terlibat aktif bersama pemerintah daerah menyelesaikan berbagai persoalan di NTT. “Saya juga menegaskan untuk organisasi pemuda mestinya mendesain keterlibatan pemuda dalam menyelesaikan tantangan pembangunan daerha. Misalkan masalah sampah dan stunting, atau persoalan air bersih berbasis kepulauan. Dan pemuda NTT masa kini meskinya mandiri dari sisi ekonomi. Ia tidak berpikir kalau PNS merupakan mata pencaharian utama melainkan dengan berwirausaha,”tandasnya.

Prinsip Triple Helix

Gubernur Viktor yang adalah putra daerah asal Pulau Semau itu menambahkan bahwa sarana bagi organisasi pemuda dalam mewujudkan kemandiriqan ekonomi organisasi adalah melalui prinsip triple helix.  Dengan menetapkan program unggulan satu kabupaten satu program.

Menurutnya, organisasi pemuda dapat menjadi lapangan pekerjaan baru. Dimana pemerintah memfasilitasi antara organisasi pemuda bersama dunia usaha atau sumber-sumber keuangan melalui KUR dan kredit Merdeka. Serta sumber pendanaan lainnya untuk berwirausaha mewujudkan kemandirian ekonomi.

 

Audiens Komda Pemuda Katholik dengan Gubernur NTT, VIKTOR Bungtilu Laiskodat. Doc.citra-news.com /birohumas setdantt

Diketahui, dalam audiens yang berlangsung di ruang kerja gubernur pada Kamis, 10 desember 2020, hadir Ketua Karteker Komda Pemuda Katolik YUVENSIUS Tukung. Yuven yang juga wakil Ketua DPRD Kota Kupang ini hadir  pada kesempatan tersebut, ia bersama jajarannya. Terkait pelaksanaan Musyawarah Komisaris daerah (Komda) Pemuda Katolik Nusa Tenggara Timur.

“Bapak gubernur kami selaku pengurus Komda Pemuda Katolik NTT mengharapkan kehadiran bapak sekaligus memberikan arahan pada pelaksanaan Musyawarah Komda Pemuda Katolik ini. Sebagai thema dari kegiatan ini adalah Optimalisasi Peran Pemuda Dalam Mendorong Kemandirian Ekonomi Menuju NTT Bangkit,” kata Yuven. +++ marthen/citra-news.com

Sumber : Siaran Pers (Sipers)  Abri Kore, Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *