“Bagi warga Kota Kupang yang terdampak bencana dan terdata sebagai KPM mendapatkan bantuan 10kg per KPM. Untuk Kota Kupang memperoleh bantuan 60 Ton beras dan telah tersalurkan,” kata Asmal.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pemerintah sekarang gencar mengatasi stunting. Adapun produk dari bulog berupa beras jenis fortivit yg memiliki kandungan gizi dijual Rp15.000/kg dan 75.000 per 5 kg.
Beras fortivit tersebut juga disertakan pada bantuan kepada masyarakat penerima manfaat dengan jumlah 2 kilogram per KPM.
“Untuk menekan angka prevalensi stunting, kami meminta dukungan pemerintah Kota Kupang melalui puskesmas-puskesmas agar dapat menyampaikan manfaat-manfaat beras Fortivit ini kepada masyarakat,” pintanya.
Dia berharap agar masyarakat bisa mengenal beras fortivit sebagai beras yang sehat, yang bisa menjadi salah satu alternatif preferensi masyarakat yang ingin melakukan gaya hidup sehat. Serta cocok diberikan kepada ibu hamil untuk mencegah bayi cacat lahir.
Demikian juga bagi perempuan usia remaja untuk mencegah anemia dan juga anak-anak pada usia pertumbuhan untuk mengatasi stunting. +++ citra-news.com/PKP_chr













