Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

LAIN di MULUT Lain di PRAKTEK, Dimana-mana SAMPAH Berserakan

Reporter: marthen radjaEditor: redaksi
CitraNews

Selain penambahan armada dan SDM, tambah dia, perlu juga disiapkan armada motor sampah di setiap RT sehingga memudahkan mobilisasi sampah dari setiap rumah tangga ke titik TPS/ kontainer sampah yang disiapkan

“Pemkot harus punya perencanaan yang jelas soal penanganan sampah sampai ke tingkat pemerintah paling bawah yakni RT/RW. Serta perlu penambahan armada dan SDM. Kalau bisa siapkan per RT minimal 1 armada motor pengangkut sampah rumah tangga ke truk penunggu sampah agar sampah tidak berserakan,” harap Mustari

Motor sampah itu katanya, bisa dikelola langsung oleh RT dengan manajemen tersendiri termasuk memungut iuran bulanan dari setiap rumah tangga guna membantu pengangkutan sampah dari rumah ke TPS.

Prioritas Sampah dan Lampu Jalan

Lurah Bello, Robynson Lona, SH mengatakan pihaknya kini tengah fokus membenahi masalah pengelolaan sampah dan lampu penerangan jalan untuk Kelurahan Bello.

“Masalah sampah jadi urusan krusial. Selain lampu jalan yang sudah ditambahkan 13 titik lampu belum lama ini telah bercahaya di kawasan terminal Bello dan sekitarnya”, kata Roby.

Seperti dilansir fortuna.press, pekan lalu di kantornya Robynson didampingi Sekretaris Kelurahan Bello, Daniel Patty.

Dua pejabat tinggi di Kelurahan Bello ini senada. Bahwa dalam upaya penanganan sampah, pihak kelurahan berkoordinasi dengan semua RT/RW untuk mengamankan sampah di setiap titik TPS yang selama ini sudah difungsikan.

Lurah Robynson Lona (kiri) dan Daniel Patty  (kanan)

“Ada 5 (lima) TPS sementara yang direkomendasikan di Kelurahan Bello. Yaitu di sekitar terminal Bello, kompleks Perumahan Sunly, lahan milik susteran Bello di RT 21, Belakang Bak Biru Kolhua, dan di jalur 40 tepatnya di depan bawah Belvin Cuci Motor.

Kelima lokasi tersebut telah ditempatkan kontainer sampah. Namun kandala yang dialami adalah banyak warga membuang sampah tidak pada tong/kontainer sampah yang disediakan.

“Meski sudah ada kontainer namun banyak warga tidak tertib membuang sampah langsung dalam tong tapi dibiarkan berserakan diluar tong. Padahal dengan tong mobile itu maka petugas dapat dengan mudah menarik truk sampah itu meski hanya sopir yang datang. Kalau dibuang diluar ya percuma”, ucapnya.

Lagi-lagi Robynson mempertanyakan komitmen Penjabat Wali Kota Kupang menggapai slogan Kupang Kota Bebas Sampah, dan lain-lain. Tapi sarana kontainer sampah ditarik kembali?

Sementara Sekretaris Lurah, Daniel Patty mendorong warga untuk tertib membuang sampah di TPS langsung dalam tong yang disiapkan.
Sehingga memudahkan petugas mengangkutnya.

“Ada tong sampah saja warga membuang sembangan. Apalagi sudah tidak lagi tong sampah. Memang benar ada satu kontainer sampah yang baru saja dipindahkan. Yaitu di jalur 40 yang sering tidak terurus akibat banyak warga dari kelurahan luar juga membuang sampah di tempat itu”, tuturnya.

Menurutnya, TPS itu telah dibersihkan dan dipasang police line lalu dipindahkan ke belakang gereja atau langsung kepemukiman warga. Sehingga tidak memberi peluang kepada warga dari kelurahan luar untuk membuang sampah disitu.  +++ citra-news com/fortuna.press

Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan RS Carollus Boromeus, Kontainer Sampah. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab RS Carollus Boromeus, Kontainer Sampah.