“Pada tahun 2024, sebanyak 3.000 UMKM telah on boarding ke platform digital ini dengan peningkatan transaksi sebesar 40% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, kita menargetkan setidaknya 5.000 UMKM baru bergabung ke ekosistem digital dengan dukungan program pelatihan intensif dan pembiayaan berbasis digital”, ujarnya.
Dia menegasikan, Bank NTT terus Melayani Lebih Sungguh dengan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Nusa Tenggara Timur melalui program pembinaan dan pendampingan yang inovatif. Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga ke toko-toko, minimarket, toko oleh-oleh, dan platform E-commerce.
Hingga kini, UMKM Binaan Bank NTT dari 23 cabang telah berhasil masuk ke 5 Gerai Alfamart, 85 Gerai Indomaret, 120 Minimarket, 60 Toko, 11 Galeri Dekranasda, 4 Platform E-commerce, dan 168 akun media sosial, yang mendukung promosi serta penjualan produk UMKM Bank NTT.
Untuk Penguatan Tata Kelola, lanjut dia, dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), Bank NTT memastikan bahwa setiap langkah strategis Bank NTT dilakukan dengan Transparansi, Akuntabilitas, dan Profesionalisme.
Hal ini sesuai amanat RUPS LB tanggal 16 November 2024 yang salah satunya adalah Penguatan Tata Kelola dengan membuka pendaftaran melalui Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) untuk Jabatan Komisaris Utama, Komisaris Independen, Jabatan Direktur Utama dan Direktur Kredit.
Berkaitan dengan Pemenuhan Modal Inti Minimun (MIM) 3 triliun sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum sudah berhasil dilakukan dengan ber KUB dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BPD Jatim).
“Kita telah melakukan penandatanganan Shareholder Agreement (SHA) antara Pemerintah Nusa Tenggara Timur atau PT (Persero) BPD NTT dan BPD Jatim, Tbk pada tanggal 16 Desember 2024. Selain penandatangan SHA, dalam kesempatan yang sama berlangsung penandatanganan Akta Kepatuhan. Kolaborasi ini penting bagi BPD untuk berinovasi dan bertransformasi agar mampu bersaing di tengah ketatnya industri Perbankan”, tegas John Praing.
Semua capaian ini, sambung dia, tentu tidak lepas dari kerja keras dalam Melayani Lebih Sungguh oleh seluruh karyawan Bank NTT, dukungan para pemegang saham, serta kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur. Untuk itu, Pengurus Bank NTT menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Karyawan dan Karyawati.
Memasuki tahun 2025, sebut dia, Bank NTT akan menghadapi tantangan baru yang menuntut kita untuk semakin inovatif dan adaptif. Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas Bank NTT dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.
Dia mengajak, mari kita jadikan momentum akhir tahun ini sebagai refleksi atas apa yang telah kita capai dan sebagai landasan untuk melangkah lebih jauh di tahun yang akan datang.
“Akhir kata, Dewan Komisaris dan Direksi menyampaikan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi semua pihak yang mendukung Bank NTT. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan rahmat dan perlindungan-Nya kepada kita semua. Selamat Memasuki Tahun Baru 2025 BERSAMA KITA BISA”, ujarnya. +++ marthen/*
