Strategi Pembangunan POLEKSOSBUD HANKAM dan Pemanfaatan SDA Berbasis Lingkungan jadi materi andalan yang dipatok narasumber di hari kedua dan ketiga.
Citra News.Com, MAGELANG – KEGIATAN Retret para Kepala Daerah (KDH) dan Wakil (WKDH) diagendakan mulai tanggal.21 hingga 27 Februari 2025 di Akmil Magelang.
Nina Tiara dari Bagian Prokopim Setda Kota Kupang merilis Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama para kepala daerah dari seluruh Indonesia, pada hari kedua dan ketiga dibekali pengetahuan tentang politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan (Ipoleksisbudhankam)
Para KDH dan WKDH mengikuti secara saksama setiap materi yang dipaparkan narasumber. Yang tentunya jadi bekal bagi mereka (KDH/WKDH,red) saat memimpin di wilayah kerjanya masing-masing.
Pada Sabtu (22/02) peserta mengikuti serangkaian pembelajaran yang berfokus pada wawasan geopolitik, strategi pertahanan nasional, serta implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam tata kelola pemerintahan.
Agenda hari kedua dimulai dengan Senam Pagi pada pukul 06.00 WIB, dipandu oleh tim instruktur dari Akmil. Usai kebugaran, peserta sarapan pagi dan persiapan di tenda masing-masing sebelum mengikuti Apel Pagi pada pukul 07.30 WIB di depan Ruang Sudirman.
Setelah apel, agenda berlanjut dengan pembukaan resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D., yang memberikan arahan tentang urgensi penguatan kepemimpinan daerah dalam menghadapi tantangan nasional dan global.
Sesi pagi dilanjutkan dengan ceramah geopolitik oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si yang membahas dinamika politik, ekonomi, sosial, budaya, serta militer global dan regional.
Sesi ini menyoroti peran kepala daerah dalam membangun ketahanan nasional yang tangguh, terutama dalam menghadapi potensi ancaman dan perubahan geopolitik yang mempengaruhi stabilitas nasional.
Kemudian, peserta mendapatkan pengarahan mengenai rencana aksi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., M.A., yang menekankan pentingnya penerapan kebijakan berbasis data dan strategi dalam pembangunan daerah.
Pada pukul 10.40 WIB, peserta mengikuti sesi tentang Perkembangan Lingkungan Strategis, yang disampaikan oleh Widyaiswara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri.
