Dirut Perumda Air Minum Kabupaten Kupang, JHONY Benny Sulaiman. Doc. marthen radja/citra-news.com
Esron : Untuk menjaga kualitas air yang bebas ecoli maka Perumda lakukan filter (penyaringan) berkali-kali.
Citra News.Com, KUPANG – DIREKTUR Utama Perusahaan Umum Daerah (Dirut Perumda) Air Minum, Kabupaten Kupang, Jhony Benny Sulaiman menyebut ada 36 sumber air potensial yang sedang beroperasi melayani konsumen di wilayah teritory Kabupaten Kupang dan Kota Kupang
Dia mengatakan, adanya pertumbuhan penduduk berakibat pada perluasan atau penambahan jaringan. Sehingga sumber-sumber air yang ada ini kita optimalkan agar konsumen bisa maksimal terlayani dengan baik.
“Dari sumber air potensial yang ada ini kita terus kembangkan, baik dari sisi debet dan kualitas air maupun jumlah pelanggan atau Sambungan Rumah (SR). Karena dari jumlah pelanggan (konsumen) yang ada saat ini, kita bukan saja melayani konsumen yang ada di wilayah Kabupaten Kupang. Akan tetapi juga untuk sebagian besar warga Kota Kupang”, jelas Benny saat ditemui awak Portal Berita citra-news.com di Kupang, Kamis (19/6).
Dia mengakui dari 36 sumber air potensial yang ada ini, debetnya sangat fluktuatif mengikuti musim. Yang tentunya pada musim kemarau debet air menurun. Namun dengan ada penambahan sumber baru seperti bendungan Tilong dan Raknamo bisa mensuplay sumber-sumber yang mengalami penurunan debet air.
Menurut Benny, untuk sebagian besar konsumen di Kota Kupang terlayani dari sumber utama di Baumata. Dengan jangkauan wilayah Kelurahan Penfui dan sekitarnya, Naimata, sebagin besar wilayah Kelurahan Oebufu, Maulafa, Oebobo, Oesapa, Kelapa Lima, dan Nefonaek.
Kepala Bagian (Kabag) Teknik Esron Aome menambahkan, air dari sumber utama Baumata untuk pelanggan Kota Kupang, titik terakhir di Kelurahan Nefonaek. Sementara untuk wilayah-wilayah lain di Kota Kupang dilayani dari sumber Oepura, Labat, dan Amnesi.












