Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Dari SAMPAH Plastik OVOP DISULAP Jadi RUPIAH, Gubernur MELKY dan Walikota CHRISTIAN Beli LIMA Set SOFA

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Ia menilai, OVOP membawa pesan sederhana namun kuat: setiap kampung memiliki potensi, dan setiap warga memiliki peluang untuk berkembang. Sampah plastik yang selama ini menjadi persoalan lingkungan, kini mampu “disulap” menjadi sofa bernilai jual.

“Di setiap keterbatasan selalu ada peluang. Sampah yang menjadi masalah hari ini, bisa menjadi produk bernilai di masa depan,” tutur Wali Kota dengan nada optimistis.

Sebagai bentuk dukungan nyata, ia bahkan memesan dua set sofa hasil karya Ecofun BS. Salah satunya, menurut dia, akan dipajang di Dekranasda Kota Kupang sebagai etalase promosi kerajinan lokal.

Sementara itu, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Program OVOP dirancang sebagai gerakan bersama untuk menggerakkan ekonomi rakyat hingga tingkat desa dan kelurahan. Dengan total anggaran Rp20 miliar, pemerintah provinsi mendorong setiap wilayah memiliki satu produk unggulan sebagai identitas lokal.

“Program ini harus berujung pada produk nyata yang membanggakan daerah. Kita ingin perputaran ekonomi terjadi di NTT, bukan keluar daerah,” tegasnya.

Ia pun mengaku sangat terkesan melihat kreativitas warga Nunbaun Sabu yang mampu mengolah sampah plastik menjadi sofa. Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur langsung memesan tiga set sofa buatan kelompok tersebut.