Dirut Bank NTT, Carlie Paulus pose bersama Direksi Kepatuhan Revi Adiana -figur dari Bank Jatim usai RUPS TB 2025 dan RUPS LB 2026 di Kupang, Minggu 24 Mei 2026. Doc. marthen radja/cnc
Charlie : Melalui dana KUR Bank NTT menyiapkan modal usaha produktif bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga 100 Juta.
Citra News.Com, KUPANG : MESKI alot jalannya Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku (RUPS TB) 2025 dan RUPS Luar Biasa (KB) 2026, namun menghasilkan dua hal inti yakni perkuatan modal Bank NTT melalui tambahan penyertaan modal dari sejumlah pemegang saham daerah serta restrukturisasi Bank NTT.
Kepada wartawan usai RUPS Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, hasil RUPS kali ini para pemegang saham daerah (gubernur, bupati/walikota, red) menyepakati tambahan Investasi senilai Rp 38 Miliar. Tambahan modal investasi dimaksud berasal dari Pemerintah Provinsi NTT menyetujui tambahan modal sebesar Rp30 miliar, Kabupaten Malaka Rp5 miliar, dan Kabupaten Alor Rp3 miliar. Total penambahan modal itu Rp 38 miliar.
Demikian Gubernur Melky kepada wartawan di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT usai RUPS Tahun Buku (TB) 2025 dan RUPS Luar Biasa (LB) 2026, di Kupang, Minggu 24 Mei 2026.
Selain penyertaan modal tunai, jelas Gubernur Melky, RUPS juga membuka peluang penyertaan modal non tunai berupa aset tanah guna mendukung kebutuhan pengembangan Bank NTT ke depan.
Dalam RUPS LB, para pemegang saham juga menyepakati penyesuaian anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
