Christian mengatakan, kekuasaan dalam pemerintahan tidak boleh berhenti pada aspek administratif. Setiap kewenangan yang diberikan negara harus diterjemahkan menjadi pelayanan yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh warga. “Semakin besar kewenangan yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan,” tegasnya.
Pernyataan itu sekaligus menggambarkan arah politik pemerintahan Christian–Serena yang berupaya mendorong perubahan kultur birokrasi dari pola lama yang cenderung dilayani menjadi birokrasi yang hadir melayani masyarakat (To Govern is To Serve).
Dalam pandangannya, ukuran keberhasilan seorang pejabat bukan terletak pada jabatan yang disandang, melainkan pada kemampuannya menyelesaikan persoalan publik dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Perkuat Pesan Kebangsaan
Momentum pelantikan yang berlangsung berdekatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila juga dimanfaatkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, Christian Widodo dan Serena Francis untuk memperkuat pesan kebangsaan kepada seluruh ASN.
Walikota Christian Widodo mengingatkan bahwa Pancasila lahir dari pergulatan pemikiran Bung Karno di bumi Flores, sehingga masyarakat Nusa Tenggara Timur memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dan menjadi yang terdepan dalam mengamalkan dan menghidupi nilai-nilai luhur tersebut.
