Nada yang sama disampaikan Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A., yang menyambut langsung kedatangan Wali Kota Kupang di Posko BPBD Kabupaten Manggarai.
Hery Nabit menilai kehadiran tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar nominal bantuan yang diserahkan. Dalam situasi bencana, kata dia, masyarakat membutuhkan keyakinan bahwa ada pihak lain yang berdiri bersama mereka. “Jumlah bukan soal. Kehadiran ini menjadi yang paling penting. Atas nama masyarakat Manggarai, kami menyampaikan terima kasih,” ucapnya.
Pesan Bupati Manggarai juga diarahkan kepada warga Manggarai yang kini berada di Kota Kupang. Di tengah kekhawatiran terhadap keluarga di kampung halaman, kehadiran pemerintah dari Kota Kupang di lokasi bencana diharapkan menjadi penenang bagi mereka yang berada jauh dari keluarga.
“Titip masyarakat Manggarai yang ada di Kota Kupang, yang selama ini mungkin mengkhawatirkan keadaan keluarga di Manggarai. Dengan melihat kehadiran pak Christian Widodo mereka bisa menjadi lebih tenang,” ujarnya.
Dari Kota Kupang ke Flores, bantuan itu mungkin berupa angka, paket sembako dan dana kemanusiaan. Tetapi pesan yang dibawanya jauh lebih besar. Bahwa pemerintahan tidak selalu hadir melalui gedung, kebijakan dan meja birokrasi.
