Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Dari BIMTEK Ekonomi Kreatif KAUM MUDA TTS Menemukan RUANG Untuk BERTUMBUH

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Karena itu, menurut Doris, keberadaan UMKM di kawasan destinasi wisata memiliki arti strategis. “Banyak wisatawan yang terkadang enggan berkunjung ke sebuah destinasi karena mereka kesulitan menemukan kebutuhan kuliner maupun buah tangan khas yang bisa dibawa pulang,” jelasnya.

Dengan demikian, kata Doris, memperkuat UMKM sesungguhnya juga berarti memperkuat destinasi wisata. Ketika wisatawan datang, masyarakat harus ikut merasakan manfaatnya. Ketika wisatawan berbelanja, uang yang mereka keluarkan diharapkan berputar di tengah masyarakat. Dan ketika sebuah produk lokal dibeli, yang sesungguhnya ikut dihargai adalah kreativitas, kerja keras, sekaligus identitas daerah.

Dasa Cita yang Dirasakan

Baca Juga :  JRP Insurance Beri SANTUNAN Kecelakaan Hingga 20 Juta

Bimtek Pengembangan Ekonomi Kreatif yang berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 dan diikuti 30 peserta UMKM tersebut resmi ditutup di Hotel Bahagia II So’e Kabupaten TTS.

Dari ruang pelatihan itu, sebuah cerita kecil tentang pembangunan sedang tumbuh. Ini bukan tentang seberapa besar sebuah program terlihat, tetapi tentang seberapa jauh kesempatan yang diberikan mampu mengubah cara masyarakat memandang potensi di sekitarnya.

Baca Juga :  BE JU BISA Bukukan 16 Miliar dalam TEMPO Empat Bulan

Bagi Yaya, Program Dasa Cita bukan sekadar slogan atau dokumen kebijakan. Ia hadir dalam bentuk kesempatan untuk belajar dan keberanian untuk mencoba. Yaya mengucapkan, “Terima kasih pak Gubernur dan Wagub NTT” – deretan kalimat itu terucap bukan sekadar basa-basi dalam sebuah seremoni. Itu adalah suara seorang anak muda yang sedang berusaha menata masa depan melalui usaha bersama teman-temannya.

Baca Juga :  Gubernur MELKY Sodorkan TIGA HAL yang Menyelamatkan NAFAS FISKAL Daerah

Ketika masyarakat diberi kesempatan, mereka belajar. Ketika mereka diberi ruang, mereka mencoba. Dan ketika mereka mendapat pendampingan, mereka memiliki alasan untuk percaya bahwa usaha kecil hari ini bisa menjadi sesuatu yang lebih besar di kemudian hari.

Sebab pembangunan yang paling menggugah bukan ketika pemerintah berbicara tentang apa yang telah dilakukan. Melainkan ketika masyarakat sendiri dapat berkata, “Kami merasakan manfaatnya. Kami diberi kesempatan. Dan sekarang, kami ingin tumbuh bersama”.  +++ marthen/paul s.

Sumber: Paul Safroda Dinas Parekraf Provinsi NTT
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Bimtek Ekraf Dinas Parekraf Prov.NTT. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Bimtek Ekraf Dinas Parekraf Prov.NTT.