Pemerintah Kota Kupang juga menargetkan terhimpunnya data administrator atau admin pengelola data dari setiap perangkat daerah.
Keberadaan pengelola tersebut diharapkan memperjelas tanggung jawab dalam proses pengumpulan, pemutakhiran, pengisian, dan penyajian data.
Tantangan berikutnya adalah memastikan hasil Bimtek tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta. Standarisasi metadata dan pemanfaatan portal data harus diterapkan secara konsisten, sehingga tidak terjadi perbedaan informasi antarperangkat daerah maupun pengulangan data yang menyulitkan proses perencanaan.
Keberhasilan pemerintahan berbasis data tidak diukur dari banyaknya informasi yang tersimpan dalam portal digital, melainkan dari sejauh mana data tersebut digunakan untuk memperbaiki pelayanan publik, menentukan prioritas anggaran, dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui penguatan Satu Data Kota Kupang, pemerintahan yang dipimpin Christian Widodo dan Serena C. Francis dihadapkan pada pekerjaan penting yaitu membangun birokrasi yang tidak hanya mampu mengumpulkan data, tetapi juga menjadikannya dasar setiap keputusan pembangunan.
Sebab, di balik data yang tertib dan akurat, terdapat harapan agar setiap kebijakan pemerintah semakin terukur, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. +++ marthen/cnc
