SEJAM Doo Habisi Nyawa Dewa Penjara Seumur Hidup

Fransisco Soarez Pati, SH : Diduga Daniel Doo membunuh dengan  penuh kesadaran dan melakukan kesengajaan. Karena Doo membawa senjata tajam (Sejam) yang dibawah dari rumah. Sehingga layak Doo dikenai pasal pembunuhan berencana.

 

Maumere, citranews.com – KUASA hukum keluarga korban Robertus Dewa alias Rukak, Fransisko Soarez Pati, SH dalam press release yang diterima AWAS (Aliansi Wartawan Sikka) membeberkan korban pembunuhan sadis  yang dilakukan Daniel Doo di Magepanda Kabupaten Sikka  pada akhir April lalu masuk kategori pembunuhan berencana.

“Karena Doo sebelum menghabisi nyawa  membawa senjata tajam (Sejam) berupa sebilah parang yang sudah disiapkan dari rumah. Karena itu, Penyidik Polres Sikka diminta untuk menjerat pelaku menggunakan pasal pembunuhan berencana (moord),” demikian isi pres release Soarez dan partnership.

Menurut Fransisco,  tiga syarat utama pasal  340 KUHP  tentang pembunuhan berencana sudah terpenuhi  oleh pelaku. Ia memutuskan kehendak  membunuh  dalam suasana  tenang.

Ketika mendatangi rumah korban,  Kamis,  26  April 2018 sekitar pukul 06. 30  Wita  di  Dusun Detunggawa, RT02/RW01, Desa Done, Kecamatan  Magepanda, Kabupaten Sikka  Pulau  Flores, tersangka  membawa  sebilah parang yang  telah disiapkan dari rumahnya.

Selama  perjalanan menuju ke   rumah korban, Daniel   sudah  bisa  memperkirakan akibat yang timbul apabila niatnya dilaksanakan   yakni meninggalnya korban.

Setibanya  di  kediaman Robertus, tanpa  membutuhkan waktu lama Daniel  dengan sikap yang

tenang membunuh korban secara berulang kali disaksikan oleh anak kandung korban yang pagi itu sedang mempersiapkan diri mengikuti  UN  SMP.

Dari Fakta ini Soarez bertindak atas  nama istri korban  Katarina Ndiki, dan  Elviana Frebonia Ndiki (anak korban)  meminta  penyidik menjerat pelaku  dengan pasal pembunuhan berencana diancam pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun sebagaimana pasal 340 KUHP. +++ mof/cnc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *