Purna Tugas ‘ANSAR’ Pamitan dengan ASN

Setiap jaman (era) ada orangnya dan setiap orang ada jamannya. Hasil pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak di Indonesia tahun 2018, di Kabupaten Sikka telah terpilih Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga – ‘ROMA’ jadi Bupati dan Wakil Bupati Sikka. Karenanya untuk era 5 tahun ke depan (2018-2023) adalah eranya ‘ROMA’.

Penulis : armando/cnc

Editor : marthen radja

Maumere, citra-news.com –KPUD Sikka telah menetapkan Fransiskus Roberto Diogo alias Roby dan Romanus Woga jadi pemenang di Pilkada Kabupaten Sikka tanggal 27 Juni 2018 lalu maka praktis Paslon (pasangan calon) dengan tagline ROMA itu jadi Bupati dan Wakil Bupati Sikka periode 2018-2023.

Namun sebelum Paslon ROMA dilantik, para ASN (aparatur sipil negara) di Kabupaten Sikka menggelar acara Temu Pisah dengan Bupati Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka, Paulus Nong Susar yang pada Pilkada tahun 2013 lalu dengan tagline ‘ANSAR’.

Lembaran negara telah mencatat jika masa tugas negara 5 tahunan Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Drs.Yoseph Ansar Rera dan Drs. Paulus Nong Susar terhitung 6 Juli 2013 sudah berakhir pada 6 Juli 2018. Dan acara misa ekumene berujud syukur perpisahan dalam balutan kebersamaan itu digelar di gedung Hall Sikka Convention Center, Jumat 7 Juli 2018.

Bupati  Ansar dakam sambutannya mengatakan, selama lima tahun lalu dirinya dan Paulus Nong Susar diberi  kepercayaan oleh rakyat untuk memimpin Kabupaten Sikka. Talenta yang diberikan Tuhan kepada kami sebagai abdi negara dan sebagai abdi masyarakat, telah kami pertanggungjawabkan melalui DPRD Kabupaten Sikka.

Ada beberapa catatan yang menunjukan sesungguhnya terjadi kemajuan atau kesuksesan dalam lima tahun terakhir. Dalam ekonomi makro, demikian Ansar, data pertumbuhan ekonomi pada awal tahun 2012/2013 tingkat pertumbuhan  sebesar 3,91 persen. Namun sampai tahun 2017 mencapai 5,22 persen. Hal ini adalah capain ekonomi terbesar dalam sejarah Kabupaten Sikka, ucap Ansar.

Kemajuan lainnya, sebut dia, Inflasi pada tahun 2012/2013 adalah 6,49 persen dapat ditekan menjadi 1,7 persen  pada 2017.  Berikut capaian indikator kinerja RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) mencapai 93,98 persen pada akhir tahun 2017.
Ini jelas menandakan bahwa perencanaan berjalan dengan baik dan kerja sesuai dengan perencanaan.

“Kesuksesan yang diperoleh bukan merupakan kesuksesan Drs.Yoseph Ansar Rera dan Drs. Paulus Nong Susar. Akan tetapi merupakan kesuksesan bersama semua elemen masyarakat termasuk aparatur sipil negara (ASN),”tegas Ansar.

Sementara Paulus Nong Susar dlam sambutannya member apresiasi kepada Bupati Ansar. Bahwa seorang Bupati Ansar Rera adalah birokrat tulen. Ansar adalah orang yang paling sempurna bergelut dalam dunia birokrasi. Ansar membuktikan dirinya sebagai pegawai negeri sipil dan dilalui secara berjejenjang. Mulai dari pegawai biasa yang tukang tempel amplop sampai menjadi kepala bidang (Kabid), kepala dinas (Kadis), lalu jadi Camat dan menjadi Wakil Bupati, menjadi Sekretaris Daerah (Sekda)  sampai menjadi Bupati.

Jadi berbagai posisi dalam birokrasi Ansar sudah duduki dan semua pekerjaan itu dilakukan dengan tulus dan berhasil. Dan ini adalah talenta  dan anugerah yang Tuhan berikan dan melekat pada seorang Ansar. Di birokrasi saya ini banyak belajar dari seorang Ansar Rera. Belajar tentang kepemimpinan dan belajar tentang dinamika menghadapi ribuan masyarakat dan ratusan staf dan bawahan,”ungkap Nong Susar.

Semberi menyampaikan terima kasih kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sikka, dr. Valen Sili Tupen, Forkopimda, kepala OPD (organisasi perangkat daerah), aparatur sipil negara (ASN) khususnya serta semua elemen masyarakat dalam mendukung dan bersama-sama menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Sikka selama 5 (lima) tahun lalu. +++ amor/citranews.com

Gambar : Pose bersama Ansar Rera, Nong Susar, Valen Sili Tupen (duduk) dan pimpinan OPD Kabupaten Sikka. Doc. armando/CN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *