Silaturahmi Dharma Wanita Perkaya Wawasan ESDM

Menjalin kerjasama dan saling bersilahturahmi antara Dharma Wanita Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan Provinsi Jawa Timur (Jatim) bertujuan untuk memperkaya wawasan tentang program dan kegiatan Dinas ESDM.

Kupang, citra-news.com – KETUA Dharma Wanita Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral  Provinsi NTT, Yuliana Saloso, mengatakan  pada tahun 2017 pihaknya telah melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur (Jatim). Dan tahun 2018 kali ini Dharma Wanita Dinas ESDM Jatim melakukan kunjungan balasan ke Kupang khususnya ke Dinas ESDM Provinsi NTT. “Nilai atau tujuan dibalik kunjungan kerja dan saling silaturahmi antara kami di Dhama Wanita EDM ini adalah menambah wawasan terkait dengan bidang tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dinas ESDM. Karena kita ketahui bersama selama ini para ibu-ibu Dharma Wanita ESDM hanya terkungkung pada satu tempat saja. Maka perlu dibawa keluar untuk memperkaya wawasan sekaligus juga refreshing. Para ibu-ibu merasa perlu untuk mempelajarai lebih jauh tentang program kerja ESDM,”jelas Yuli kepada citra-news.com di kantor Dinas ESDM Provinsi NTT, Jl. Polisi Militer Kupang, Jumat 3 Agustus 2018.

Menurut Yuli, adalah penting dalam silaturahmi bahwa kami sama-sama bertukar pandangan dan pendapat juga masukan tentang  apa yang sudah, sedang dan akan dikerjakan sebagai bahan referensi Dharma Wanita ESDM di masing-masing provinsi.

isebutkan Yuli, ada beberapa kegiatan produktif dalam kegiatan kunjungan Dharma Wanita ESDM Jatim ke Kupang NTT, diantaranya memberikan pelatihan bagi anak-anak aparatur sipil negara (ASN) lingkup dinas ESDM. Demikian juga ketika ESDM Provinsi NTT ke Jatim juga memandang hal-hal lebih yang dimiliki ESDM Jatim kami bawa ke NTT. Jadi kami saling tukar informasi, saling mengisi atau saling melengkapi hal-hal yang dipandang perlu. Tidak terkecuali penerapan teknologi informasi.

“Bagi kami banyak kawan itu jauh lebih baik. Kita saling mengisi apa yang menjadi kekurangan dan saling membagi apayang menjadi kelebihan dari masing-masing kita. Dalam kaitannya dengan budaya dan ketrampilan yang dimiliki masing-masing pihak. Kalau tahun lalu kami ke Jatim dibawa mengunjungi pengrajin batik maka kali ini mereka kami bawa ke outlet-outlet (artshop) penyedia kain tenun ikat khas NTT. Juga pusat-pusat souvernir dan berkunjung ke Konsulado Timor Leste,”jelas Yuli.

Ke depannya, kata Yuli, ESDM Provinsi NTT mengusulkan agar tidak saja silahturahmi biasa tapi kita akan melaksanakan program bersama. Misalkan menyelenggarakan seminar bersama secara regional dimana mengangkat thema tentang ESDM dan melibatkan Dharma Wanita sebagai pembicara utama.

“Saya sudah konsepkan itu untuk ke depannya. Nanti akan dirancang seperti apa modelnya nanti kami Dharma Wanita ESDM Provisi NTT untuk duduk merencanakannya. Jadi membangun kesamaan persepsi baik secara internal maupun secara eksternal. Ini hanya bisa terjadi jika kita keluar untuk menambah wawasan,”ucap dia.

Nilai yang bisa dipetik dari salong silaturahmi adalah menjalin relasi dan kerjasama yang saling sinergis antarsesama Dharma Wanita. Karena kami memahami bahwa sesungguhnya yang kita punya itu belum sempurna. Kita harus membuka diri bagi orang lain untuk saling mengisi kekurangan yang ada. Karena yang namany berorganisasi tentunya kita perlu mendapat masukan dari orang lain, tandasnya. +++ cnc1

Gambar : Foto bersama Ketua Dharma Wanita ESDM Provinsi NTT, Dr. Yuliana Saloso, MP,S.Pi (ketiga dari kiri) dengan Dharma Wanita ESDM Provinsi Jawa Timur dan Pimpinan Dinas ESDM Provinsi NTT, di Kupang. Doc. marthenradja/CNC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *