Menggunakan Politik Kotor TIDAK Masuk Surga

Bupati ROBY : Para pelaku politik yang mengikuti kontestasi di Pemilu Presiden dan Pemilu Legislative tahun 2019 diharapkan mengikuti teori Calvin. Bahwa politik itu adalah suci atau bersih. Karenanya orang yang melakukan politik suci maka ia akan masuk surga.

Maumere, citra-news.com – BUPATI SIKKA, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si mengingatkan warga masyarakat Kabupaten Sikka, agar menggunakan budaya politik Civilais.

“Dalam penyelenggaraan Pemilu 2019, orang Maumere harus bisa menunjukkan budaya politik Civilais.  Atau politik yang beradab dan punya integritas. Harus bisa menunjukkan keaslian kita orang Maumere yang jujur dalam segala hal. Bukan  berpolitik Un Civilais atau menggunakan politik kotor dan penuh dengan tipu daya untuk meraup kemenangan,”ungkap Bupati Roby ketika membuka sosialisasi pengawasan kampanye tahun 2019, di Capa Hotel Maumere, Kamis 20 Desember 2018.

Di hadapan Bawaslu dan stakeholder lainya, Bupati hasil Pilkada Serentak 27 Juni 2018 usungan Non Partai (Independent) itu, menyatakan untuk penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas dibutuhkan pelaku politik yang civilais. Momentum Pemilu 2019 adalah saat yang tepat untuk kita orang Maumere khususnya dan semua komponen memahami tugas dan Tupoksinya masing-masing.

Iya, sebagai kader Parpol, sebagai simpatisan, sebagai pendukung, atau sebagai calon terutama,  harus bisa menempatkan posisi politik civilais  ini pada porsinya. Lebih dari itu harus mampu mengendalikan diri, pinta Bupati yang akrab disapa Roby Idong itu.

“Bawaslu hadir bukan untuk memenangkan orang yang curang. Akan tetapi menciptakan sesutau yang bersih, berintegritas, jujur, dan transparansi. Hal inilah yang dikatakan civilais atau pelaku politik yang beradab. Dan berpolitik yang beradab itulah yang sesungguhnya dimilki oleh kita orang Maumere,”tegasnya berulang.

Menurutnya, sangat memalukan jika seseorag pelaku politik atau calon tertentu ketika mengiktui konstentan Pemilu apapun bentuknya menang dengan hal yang tidak wajar, curang, atau kampanye hitam (black campaign) dan menyebarkan hoax. Hal ini bukan bukan budaya kita orang Maumere yang asli jujur dan bersih dalam hal politik sekalipun.

Bupati Roby juga mengajak masyarakat dan semua komponen agar mengikuti teori Calvin. Sebua teori politik yang mengedepankan politik bersih,jujur, transparansi, dan berintegritas. Atau berpolitik suci. Karena suci maka akan masuk surga, tandasnya. +++ amor/cnc

Sumber : Armando WS/CNC

Editor : marthen radja

Gambar :Ilustrasi Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dan istri foto bersama tokoh masyarakat Kabupaten Sikka di perantauan Kupang Tanah Timor usai dilantik Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, di Kupang, Kamis 20 September 2018

Foto : Doc. CNC/marthen radja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.