Iya, sebagai kader Parpol, sebagai simpatisan, sebagai pendukung, atau sebagai calon terutama, harus bisa menempatkan posisi politik civilais ini pada porsinya. Lebih dari itu harus mampu mengendalikan diri, pinta Bupati yang akrab disapa Roby Idong itu.
“Bawaslu hadir bukan untuk memenangkan orang yang curang. Akan tetapi menciptakan sesutau yang bersih, berintegritas, jujur, dan transparansi. Hal inilah yang dikatakan civilais atau pelaku politik yang beradab. Dan berpolitik yang beradab itulah yang sesungguhnya dimilki oleh kita orang Maumere,”tegasnya berulang.
Menurutnya, sangat memalukan jika seseorag pelaku politik atau calon tertentu ketika mengiktui konstentan Pemilu apapun bentuknya menang dengan hal yang tidak wajar, curang, atau kampanye hitam (black campaign) dan menyebarkan hoax. Hal ini bukan bukan budaya kita orang Maumere yang asli jujur dan bersih dalam hal politik sekalipun.
Bupati Roby juga mengajak masyarakat dan semua komponen agar mengikuti teori Calvin. Sebua teori politik yang mengedepankan politik bersih,jujur, transparansi, dan berintegritas. Atau berpolitik suci. Karena suci maka akan masuk surga, tandasnya. +++ amor/cnc













