Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Hukrim  

Sonny : “Bisa DIPOLISIKAN Jika Negatif Hasil Uji Balai POM”

CitraNews

“Saya jadi kasihan melihatnya. Kalau di Bakso 99 masih ada orang yang datang makan. Dalam hati saya bertanya apakah orang-orang yang makan ini sempat baca di social media (Sosmed) atau tidak. Iya saya juga tidak tahu,”ucap Sonny.

Lebih jauh Sonny membeberkan, dari isu beredarnya bakso formalin ini dikabarkan bahwa pemilik Bakso 99 juga hari ini telah menyerahkan sampel beberapa pentolan bakso miliknya ke pihak BPOM Kupang. Ini tentunya pihak BPOM tengah berproses Uji Lab. Menjadi kekhawatiran saya jika pemeriksaaan sampel oleh BPOM Kupang ini kemudian tidak terbukti.

“Jika hasil Uji Lab BPOM tidak terbukti seperti yang diviralkan di Sosmed, maka saya yakin pak Tarno patut mempolisikan mereka-mereka yang sudah mencemarkan nama baiknya itu. Terutama sekali pihak Puskesmas Bakunase yang sudah mengambil sampel bakso milik pak Tarno. Lebih dari  itu ada pihak yang diduga telah memviralkannya melalui Sosmed bahwa Bakso 99 dan Istansi Bakso positif mengandung formalin,”tegas Sony berulang.

Patut saya hargai niat baik pak Tarno, kata Sonny, yang hari ini (Jumat 29  Maret 2019) sudah ke BPOM Kupang, Bahwa pak Tarno membawa sample bakso miliknya (beberapa pentolan bakso kemarin yang menjadi bagian dari sampel bakso yang kemarin diambil pihak Puskesmas Bakunase) dan pentolan bakso hari ini,. Untuk dilakukan Uji Lab (laboratorium) oleh BPOM. Dengan hasil nantinya apakah benar Bakso 99 miliknya mengandung bahan Formalin? Ini yang ditunggu public, ucap Sonny.

Sonny mengakui, sebagai warga di RT 17 ini saya selaku Sekretaris RT tentunya dia harus respek. Saya harus peduli dan turut prihatin dengan hal yang dialami pak Tarno pemilik Bakso 99. Karena menrut saya pak Tarno sudah tercemar nama baiknya oleh pihak yang mengeluarkan informasi di Sosmed. Dengan memfonis bahwa bakso miliknya itu (Bakso 99) positif mengandung Formalin. Sementara pihak BPOM Kupang belum menyatakan ada tidaknya mengandung bahan Formalin.

“Ini bisa dikatakan hoax atau kabar bohong yang sudah beredar di Sosmed. Saya bukannya membela pak Tarno. Tapi kalau dari hasil BPOM Kupang negative, itu bagaimana. Iya, sudah tentu pak Tarno bisa mempolisikan para pihak yang menebar kabar bohong melalui Sosmed. Karena kabar itu pihaknya dirugikan. Namanya telah tercemar kemana-mana dan bisa mematikan usahanya. Demikian juga warga Kota Kupang sudah dibuat resah. Karena resah maka kemungkinan besar tidak akan datang makan bakso lagi di dua rumah makan ini,”pungkas Sonny.  +++ marthen/citra-news.com

Gambar : Sonny Molle (kiri) memberikan keterangan pers di rumah kediamannya di bilangan Jl Sudirman Kuanino Kota Kupang, Timor Provinsi NTT, Jumat 29 Maret 2019.

Foto : Doc. CNC/marthen radja