SALAH Kalau ASN Ajak Warga Pilih CALON Tertentu

Wagub Nae Soi : ASN mengajak warga masyarakat sekitar untuk ke TPS itu tidak salah. Tapi kalau mengajak untuk memilih salah satu calon atau paket tertentu, itu yang salah.

Kupang, citra-news.com – WAKIL GUBERNUR (Wagub) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. JOSEF Adrianus Nae. Soi, MM mengharapkan, seluruh warga negara yang berhak memilih untuk menyuskeskan pelaksanaan Pemilu tanggal 17 April 2019. Kepada para ASN (aparatur sipil negara) diminta agar bisa menggerakan warga masyarakat sekitar untuk datang ke TPS.

“Saya harapkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT tolong gerakkan masyarakat untuk datang ke TPS,” demikian Wagub Josef saat memimpin apel bersama ASN di halaman Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT di bilangan Jl. El Tari Kupang, Senin 15 April 2019.

Menurut mantan anggota DPR RI ini, mengajak warga masyarakat sekitar untuk masuk ke TPS (tempat pemungutan suara) itu tidak salah. “kalau ajak ke TPS itu tidak salah. Kalau mengajak untuk memilih salah satu paket atau calon tertentu, itu yang salah,”tegas dia.

Sembari berharap agar ASN tidak boleh Golput. Semua ASN harus mendukung dan menyukseskan Pemilu. “Mari kita semua menyukseskan Pemilu. Baik pemilihan presiden dan wakil (Pilpres)  maupun Pileg (pemilihan anggota legislative),”ajak Wagub Josef.

Pemilu adalah perwujudan demokrasi yang dijamin perundang-undangan negara. Karena itu  jangan karena beda pilihan lalu kita bermusuhan dan memisahkan diri kita. Beda pilihan itu hak asasi, ungkap Wagub Josef.

Meski berbeda pilihan, tambah dia, tapi kita harus hidup rukun, selaras, dan seimbang. Jangan sampai stress, stroke, dan stop alias dead  atau almarhum, ucap Wagub Josef diikuti gelak tawa peserta apel.

Seperti lazimnya, gelaran apel bersama ini dihadiri Sekda Ben Polo Maing, pada Asisten, Staf Ahli, dan Staf Khusus Gubernur serta para kepala OPD lingkup Setda NTT.

Apel Pagi Bukan Sekadar Seremonial

Mengutip isi siaran pers (Sipers) yang ditulis Valeri (Very) Guru, Pranata Humas dari Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Wagub  Josef menegaskan kegiatan apel pagi bukan sekadar seremonial belaka.

“Apel pagi bukan sekadar seremonial atau rutinitas. Apel pagi juga tidak sekadar baris berbaris dan berjemur di panas matahari pagi. Ada makna yang santa tinggi dari apel pagi yaitu mempersatkan kita dalam lingkungan, ruang, dan waktu yang sama. Sekaligus melakukan refleksi kritis terhadap apa yang telah dilakukan serta mendeklarasikan tekad yang bulat untuk bekerja lebih sungguh dalam melayani masyarakat NTT,”beber Wagub Josef.

Wagub Josef juga minta ASN untuk bekerja lebih keras dalam mengatasi masalah kemiskinan stunting. Dengan pariwisata sebagai prime mover (motor penggerak) pembangunan di NTT, mari kita bangkit kita sejahterakan masyarakat NTT untuk Indonesia yang adil dan makmur.

Very Guru dalam pantauannya, dia menulis, nampaknya para ASN menyimak dengan saksama isi pesan dan harapan yang dilontarkan sang Wagub. Orang Nomor 2 NTT ini pun mengakhiri sambutannya dengan salam kebhinekaan. +++ marthen/citra-news.com/very-humasntt

Gambar : Ilustrasi Wagub Josef A. Nae Soi (tengah) didampingi Andre W. Koreh dan Jefry Banunaek ketika Hari Bakti PU tanggal 3 Desember 2018 di kantor Gubernur I di bilangan Jl. Basuki Rachmat Oepura Kupang-Timor Provinsi NTT.

Foto : Doc. CNC/marthen radja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *