“Apel pagi bukan sekadar seremonial atau rutinitas. Apel pagi juga tidak sekadar baris berbaris dan berjemur di panas matahari pagi. Ada makna yang santa tinggi dari apel pagi yaitu mempersatkan kita dalam lingkungan, ruang, dan waktu yang sama. Sekaligus melakukan refleksi kritis terhadap apa yang telah dilakukan serta mendeklarasikan tekad yang bulat untuk bekerja lebih sungguh dalam melayani masyarakat NTT,”beber Wagub Josef.
Wagub Josef juga minta ASN untuk bekerja lebih keras dalam mengatasi masalah kemiskinan stunting. Dengan pariwisata sebagai prime mover (motor penggerak) pembangunan di NTT, mari kita bangkit kita sejahterakan masyarakat NTT untuk Indonesia yang adil dan makmur.
Very Guru dalam pantauannya, dia menulis, nampaknya para ASN menyimak dengan saksama isi pesan dan harapan yang dilontarkan sang Wagub. Orang Nomor 2 NTT ini pun mengakhiri sambutannya dengan salam kebhinekaan. +++ marthen/citra-news.com/very-humasntt
Gambar : Ilustrasi Wagub Josef A. Nae Soi (tengah) didampingi Andre W. Koreh dan Jefry Banunaek ketika Hari Bakti PU tanggal 3 Desember 2018 di kantor Gubernur I di bilangan Jl. Basuki Rachmat Oepura Kupang-Timor Provinsi NTT.
Foto : Doc. CNC/marthen radja












