NTT KAYA Luar Biasa BUKAN Provinsi Miskin

Gubernur Viktor : “NTT bukan provinsi miskin, kita kaya luar biasa. Cuma selama ini, kita kurang memahami apa yang harus diurus”.

Citra News.Com, KUPANG – GUBERNUR Nusa Tenggara Timur, VIKTOR Bungtilu Laiskodat, SH, M.Si mengajak seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkpimda) Provinsi NTT untuk terus bergandengan tangan dan selalu Bergerak dalam satu gerakan untuk urus NTT ke depan.

“Sebagai Gubernur, saya menghimbau dan ajak teman-teman Forkopimda agar kita satu gerakan untuk kita membangun daerah ini melihat masa depan. Karena ini bukan provinsi miskin, kita kaya luar biasa. Cuma selama ini, kita kurang memahami apa yang harus diurus,” kata Gubernur Viktor saat menyampaikan sambutannya pada acara Malam Kenal Pamit Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) El Tari Kupang di Aston Hotel Kupang, Selasa 21 Mei 2019 malam.

Danlanud lama Kolonel (Pnb) Arief Hartono, SH akan digantikan oleh Kolonel (Pnb) Agus Setiawan, ST. Upacara serah terima secara resmi jabatan di lingkungan TNI AU akan dilaksanakan secara serentak pada Minggu 26 Mei 2019 di Biak Papua.

Terkait hal itu Gubernur Viktor meminta pejabat yang ditempatkan di NTT tidak perlu berkecil hati. NTT memang masih dikategorikan sebagai daerah termiskin ketiga. Oleh karena itu semua yang ditempatkan di NTT harus sungguh-sungguh bekerja. Tentunya, tidak mungkin Gubernur dan Wakil Gubernur bekerja sendiri.

Kemarin (Senin, 20 Mei 2019), beber Viktor. Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Rotiklot di Belu. Masih ada lima bendungan lagi yang akan dibangun ke depannya Hal ini menunjukan ada banyak pembangunan di NTT ke depannya. Bulan Agustus ini, saya sudah lapor ke Presiden, kita akan panen garam terbesar. Kita punya potensi garam 60 ribu hektar. Kita baru kelola sangat sedikit. Sekitar 4.000 hektar akan ada di Kabupaten Kupang, 10.000 hektar di Malaka, sisanya di Nagekeo, Sumba dan Sabu. Di Rote, saya lihat ada sekitar 2.000 hektar. Dengan ini, kita akan memenuhi kebutuhan (garam) nasional. NTT akan luar biasa.

Lebih lanjut, mantan Ketua Fraksi Nasdem tersebut mengajak Forkopimda untuk bekerja melampaui tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) masing-masing. Harus terlibat dan turut serta secara aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di NTT, tidak terbatas untuk menjaga pertahanan dan keamanan saja.

“Kalau misalnya Danlanud mampu menjaga keamanan udara, perbatasan, mampu menjalin kerja sama dengan unsur Forkopimda lainnya serta mampu menggerakan ekonomi perbatasan, tentu ini sangat luar biasa. Karena mampu bekerja di luar tupoksinya. Itu semangat kebersamaan yang mau kita bangun di NTT,” jelas Gubernur Viktor.

Dalam kesempatan ini, Gubernur NTT Viktor Laiskodat juga mengapresiasi Danlanud yang lama karena telah banyak memberikan sumbangan pikiran dan membantu pemerintah daerah selama ini. Juga menyambut dengan hangat Danlanud baru.

“Danlanud yang waspada, melihat, mendeteksi memantau secara serius karena kita berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia. Kita harapkan kita tidak hanya mampu menjaga perbatasan tetapi juga membangun kerja sama dengan Negara tetangga kita. Kita harapkan kehadiran Danlanud baru membawa energi positif buat NTT. Kita sama-sama bekerja untuk bangun NTT menuju sejahtera,” pungkas pria asal pulau Semau ini.

Agus Setiawan: Saya Bangga Beradai di Bumi Flobamora

Dalam kesempatan yang sama Danlanud El Tari Kupang yang lama, Kolonel (Pnb) Arief Hartono, SH, mengatakan, selama 1 tahun 17 hari bertugas di NTT, semua tugas dilaksanakan dengan lancar berkat adanya dukungan dari pemerintah daerah beserta jajaran Forkopimda serta masyarakat NTT.

“Selama menjalankan tugas mengkoordinir keamanan di wilayah udara NTT, tidak ada gangguan atau ancaman, semuanya berjalan dengan lancar,”ujar pria yang akan menempati jabatan baru sebagai staff Operasi di Markas Besar Angkatan Udara.

Sementara itu, Pejabat Danlanud El Tari Kupang yang Baru, Kolonel (Pnb) Agus Setiawan, ST,  mengatakan setelah mendapatkan Surat Keputusan penunjukkan Danlanud El Tari, dirinya langsung mempelajari tentang wilayah NTT.

“Saya bangga berada di bumi Flobamora ini. NTT dengan tokoh-tokoh masyarakatnya telah memberikan kontribusi besar bagi Indonesia baik sebelum maupun sesudah kemerdekaan. Kami berharap mendapatkan banyak hal positif dan dukungan nantinya dalam menjaga pangkalan udara paling selatan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini,” jelas Mantan Danlanud di Kalimantan Tengah itu.

Diketahui dalam acara Malam Kenal Pamit Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) El Tari Kupang, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, SH, M.Si juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melaporkan kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo saat peresmian Bendungan Rotiklot di Belu pada Senin 20 Mei 2019 lalu agar didirikan perusahaan pakan ternak khususnya untuk ayam di NTT. Karena Inflasi di daerah ini pada setiap akhir tahun hanya seputar daging ayam (pedaging) dan telur ayam.

“Kemarin saya lapor kepada bapak Presiden bahwa daerah ini sangat dibanjiri oleh impor ayam pedaging dan telur ayam dari Surabaya. Kami ingin bangun pabrik pakan ternak agar kami bisa pelihara ayam pedaging dan petelur. Saya juga laporkan bahwa negara tetangga Timor Leste, setiap tahunnya beli ayam pedaging import dari Brasil sebanyak 13 juta dollar yang harusnya jadi market NTT. Dan beliau sangat antusias dan setuju untuk bikin pabrik makanan ternak khususnya anak ayam,” jelas Viktor.

Hal lain yang dia sampaikan, tambah Viktor, dirinya juga meminta Presiden agar produksi semen Kupang ditambah. Kapasitas produksi setahun sekarang hanya 250 ribu ton. Sementara kebutuhan semen pasar NTT sendiri saja mencapai 1,6 juta ton pertahunnya.

Sementara itu dalam acara Malam Kenal Pamit Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) El Tari Kupang ini tampak hadir pula Wakil Gubernur NTT, unsur Forkompinda Provinsi NTT, anggota TNI AU bersama keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers dan undangan lainnya. +++ marthen/citra-news.com/humas setdantt

Gambar : Gubernur dan Wakiil Gubernur NTT, VIKTOR Bungtilu Laiskodat, SH, M.Si, dan Drs. JOSEF Adrianus Nae Soi (ke-6 dan ke-7) pose bersama ketika acara Malam Kenal Pamit Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) El Tari Kupang di Aston Hotel Kupang-Timor Indonesia, Selasa 21 Mei 2019.

Foto :  Doc. CNC/Biro Humas dan Protokol Setda NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *