Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Di Kupang AHOK ‘Diguncang’ Sejumlah ISU Menarik

CitraNews

Dari Partai (PDIP), ia hanya ditugaskan untuk menjadi guru di sekolah politik di seluruh Indonesia untuk membumikan kembali semangat dan ideolagi Pancasila yang saat ini telah mendapat rongrongan hebat dari kekuatan yang menginginkan perpecahan bangsa.

Karena kondisi tersebut maka ia menjelaskan bahwa satu tujuannya adalah agar partai nasionalis dapat memperoleh suara signifikan dalam pemilu Indonesia sehingga mampu mencegah kelompok intoleran berkuasa.

“Tujuan saya satu saya ingin agar PDIP dapat suara diatasi 30 persen pada Pemilu mendatang.

Kata pak Sekjen, Pak Ahok menjadi guru di sekolah politik. Jadi tugas saya membagikan buku kebijakan Ahok ke seluruh Indonesia,”aku Ahok.

Kedatangan Ahok di NTT tanpa didampingi sang istri, Puput Nastiti Devi. Ahok yang merupakan mantan suami Veronica Tan itu hanya ditemani sejumlah stafnya.

Baca Juga :  RPJMD DITERIMA Tapi Fraksi DEMOKRAT Punya CATATAN KRITIS

Saat tiba di Bandara El Tari Kupang, Ahok sempat beristirahat beberapa saat di ruangan VVIP bersama beberapa fungsionaris PDIP NTT.

Ahok pun mengaku kalau istrinya saat ini sedang berada di Jakarta. Dari penjelasan Ahok, terlihat bagaimana sifat dari sang istri Puput Nastiti Devi yang sangat perduli dengan ibunya.

“Enggak ikut, dia lagi jaga ibu saya di rumah di Jakarta,” ucap Ahok singkat.

Menjawab aktivitasnya setelah keluar dari Rutan Mako Brimob Depok, Ahok mengaku akan mengisi acara talkshow di sebuah stasiun televisi swasta Metro TV. Ahok akan hadir dalam talkshow di stasiun Metro TV yang diberi judul “BTP Menjawab”.

Baca Juga :  DPW Partai BERKARYA Mengapresiasi Sikap Bijak KPUD NTT

“Setelah keluar dari tahanan, rencananya mau isi acara show di Metro TV setiap Kamis malam.

Kita sudah kontrak, tapi masih ditunda. Saya tidak tahu, apakah ada hubungan dengan politik sehingga acaranya ditunda,”katanya.

YUNUS Takandewa (kanan) mendampingi EMILIA Nomleni, Ketua DPPD PDIP Provinsi NTT usai Konferda V di Neo Aston Hotek Kupang, Kamis 25 Juli 2019. Doc. CNC/marthen radja.

Sekretaris DPD PDIP NTT, Yunus Takandewa mengatakan, Ahok tiba di Bandara El Tari Kupang pada Selasa 13 Agustus 2019 sekitar pukul 12.40 Wita. Saat tiba dengan pesawat Batik Air Ahok  dijemput oleh fungsionaris dan kader PDI Perjuangan dengan menampilkan para penutur Natoni (Sapaan adat Suku Timor) sebagai ungkapan budaya selamat datang.

Baca Juga :  TIDAK Prosedural Rekruitmen Bacaleg di Partai Berkarya NTT

Setelah itu, pada pukul 14.00 Wita Ahok  bertemu dan berdialog dengan para tokoh agama di Hotel Naka. Pertemuan dengan tokoh agama di NTT, sebagai langkah memperkuat dan membumikan Pancasila sebagai ideologi paripurna yang menjadi falsafah bangsa.

“Tentunya bagi beliau (Ahok), NTT sebagai bumi Pancasila menjadi strategis posisinya agar tetap menjadi Nusa Terindah Toleransinya. Sebagai kader PDI Perjuangan, Ahok memahami betul Tri Sakti Bung Karno sebagai sebuah jalan kemandirian rakyat, khususnya berdikari di bidang ekonomi. Beliau akan berbagi konsep kemandirian ekonomi, usaha kecil menengah dan perhatian sosial melalui aplikasi teknologi kepada khalayak umum,”beber Yunus. +++ citra-news.com/kompas.com