
“Ini semua unit-unit produksi yang bisa kita dapatkan hasilnya. Serta mampu beri kontribusi untuk kebutuhan sekolah. Jika memang tahun ini diberlakukan sumbangan untuk PAD maka kami pun mendukung dan siap mensukseskannya. Kalau bicara secara angka berapa sumbangan yang bisa kami dari SMKN 1 Kupang berikan untuk pemerintah, saya targetkan pertahun Rp 25 juta akan berikan untuk menambah PAD kita,”ungkap Mat.
Sembari menambahkan, dari SMKN 1 Kupang hanya mampu mentargetkan Rp 25 juta pertahun. Tapi kalau SMKN 3 dia sangat bisa memberikan sekitar Rp 500 juta per tahun. Dan dari SMKN 2 bisa capai sekitar 300-400 juta atau lebih.
“Ini baru kita hitung SMK Negeri yang ada di Kota Kupang. Jika semua SMK Negeri se-NTT mampu beri kontribusi, saya optimis apa yang diharapkan Kadis PK Provinsi NTT bisa menggapai target Pemprov NTT,”tegas Mat.
Sesungguhnya sumbangan PAD yang diberikan sekolah, menurut Mat, sangat tidak sebanding dengan nilai sarana prasarana yang sudah dibangun pemerintah. Oleh karenanya sekolah wajib peduli bersama untuk meningkatkan PAD kita.
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (PK Prov, NTT), Drs. BENYAMIN Lola, M.Pd menyatakan, angka PAD yang harus bisa disumbngkan dari sektor pendidikan pada tahun 2020 meningkat sangat fantastis.
“Untuk sektor pendidikan dan semua sektor lain pada tahun 2020 diwajibkan memberikan sumbangan untuk peningkatan PAD. Tapi kita di pendidikan angkanya sangat fantastis, dari sebelunya sebesar Rp 70 juta, dia meningkat menjadi satu miliar,”ungkap Benyamin di Kupang, Selasa 07 Januari 2019.
Oleh karena itu, lanjut dia, Dinas OPK Provinsi NTT akan menggelar rapat bersama para kepala sekolah guna mengetahui kemampuan masing-masing sekolah. Kalau antara SMA dan SMK, saya (Benyamin Lola, red) kira SMK nantinya punya sumbangan yang sangat potensial untuk perningkatan PAD NTT, tandasnya. +++ marthen/citra-news.com
Sumbangan PAD Potensial Ada di SMK Negeri
- Dibaca 235 kali
CitraNews

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Pernyataan itu memperlihatkan adanya perubahan cara pandang pemerintah daerah terhadap industri wisata bahari. Jika sebelumnya…

“Pariwisata membutuhkan rasa aman dan lingkungan yang bersih. Karena itu, kesadaran mencintai pariwisata harus terus…

Optimisme itu tidak datang tanpa alasan. Ia melihat geliat kebersamaan antara pemerintah daerah, masyarakat, hingga…

Menurutnya, integritas adalah fondasi pelayanan publik yang tidak bisa ditawar. “Integritas artinya kita melakukan hal…

Karena itu, menurutnya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan harga…







