“Kalau kemarin Selasa (23/4) saya daftar ke Partai Demokrat. Hari ini ke PDIP, besok (Kamis 25/4) jika Tuhan berkenan saya daftar ke PAN. Dan seterusnya sesuai jadwal yang terencana”, sebut George.
Sementara Yes Loudu menambahkan, pintu PDIP menerima semua kandidat dari internal maupun eksternal partai dengan tanpa.mahar. Demikian juga bakal calon harus mendaftar di semua Parpol.
Karena hampir semua Parpol tidak bisa murni mengusung calon dari Parpolnya sendiri. Parpol yang ada jumlah kursi tertinggi hanya lima kursi, ya, harus koalisi.

“Oleh sebab itu saya bersyukur pak George sahabat saya ini bisa datang mendaftar ke PDIP. Nemang politik ini pada saat tertentu kita berbeda. Tapi satu saat kita bisa ketemu lagi”, tegasnya.
Yes juga menyebut nama Parpol yang tidak bisa murni mengusung kandidat sendiri. Jadi pak George ini harus daftar dimana-mana, di semua Parpol yang punya kursi di DPRD Kota Kupang.
Selain PDIP, sebut Yes, Partai Nasdem, Gerindra, Golkar juga tidak bisa. Kerena hanya paling tinggi lima kursi di DPRD Kota Kupang. Nah, syaratnya untuk dapatkan satu Calon Wali Kota Kupang itu jumlahnya harus 8 (delapan) kursi.
“Maka hari ini pak Grorge datang bawa ayam merah beta su (saya sudah) tahu memang. Ini do hawu dong identik deng (dengan) ayam merah”, kata Yes.
Walaupun polisi dorang (mereka) buruh, tambah Yes, do hawu dong sonde (tidak) lepas. Nah ini ayam merah simbol politik dari pak George. Suku Sabu biasanya identik dengan ayam jago (jantan) juga. Biar kena buruh dari polisi, dong sonde lepas na. Hari ini kena buruh dari polisi besoknya dong ulang lai bataji (main lagi sabung ayam).
“Pak George su (sudah) bilang, dia berani maju. Ini identik dengan ayam merah simbol keberanian, pak George berani untuk maju jadi Calon Walikota Kupang dari PDIP”, pungkasnya. +++ marthen/citra-news.com













