“Diharapkan agar setiap aparatur dan pegawai pemerintah menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan tindakan yang dapat merugikan masyarakat serta mencederai kepercayaan publik”, tegasnya.
Dia meminta kepada para pimpinan perangkat daerah untuk memperhatikan kinerja organisasi masing-masing, terutama bagi OPD yang belum mencapai target.
Selain itu, kepada semua pimpinan OPD ia meminta agar memperhatikan penyerapan anggaran dan memastikan pengelolaan anggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Raih Opini WTP
Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy Funay mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi semua jajaran dan pegawai. Sehingga Pemerintah Kota Kupang kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk kelima kalinya secara berturut-turut oleh BPK RI Perwakilan Provinsi NTT.
Ia mengingatkan agar para Pimpinan OPD ini segera menindaklanjuti rekomendasi atas temuan hasil pemeriksaan BPK RI yang dokumennya telah diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kota Kupang beberapa waktu yang lalu.
Kepada Inspektorat dia perintahkan untuk mengkonsultasikan dan mengkoordinasikannya dengan BPK RI dan OPD-OPD terkait sehingga tindak lanjut dapat segera disampaikan segera.
Soal Kebersihan dan Penataan kotak juga tidak luput dari perhatian Pj. Wali Kota Kupang.
Dalam arahannya, dia mengajak pegawai untuk menjadi pelopor serta contoh teladan bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Jangan hanya mengimbau masyarakat, namun kita harus menjadi contoh dalam menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan, baik di tempat tinggal maupun di lingkungan kerja. Hindari membuang sampah sembarangan di lahan-lahan yang kosong dan tidak membakar sampah karena akan menimbulkan polusi yang mengganggu kesehatan,” imbaunya.
