Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

MENYIMAK Keluh Kesah WARGA BELLO Untuk Paslon JEFRY ADINDA

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Tampak Ny. Lusia Adinda Lebu Raya (kacamata) melebur bersama Warga RT04 RW02 Kelurahan Bello memekikkan tagline GAAASSS untuk Paslon JEFRY ADINDA. Doc. marthen radja/citra-news.com

Citra News.Com, KUPANG –TIDAK berbeda dengan warga kelurahan lainnya di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, JEFRY Riwu Kore dan Lusia ADINDA Lebu Raya datang menyapa warga kota hingga rumah tangga di pelosok RT.

Hebohnya warga selalu memekikkan yel yel Gaaasss, Gaaasss, Gaaasss… Menang! Tagline ini selalu berkumandang dimana-mana dan kemana-mana pun titik kumpul Jefry dan atau Adinda dengan warga.

Baca Juga :  ANTONIUS Kaunang Pimpin DPW Partai BERKARYA NTT

Seperti halnya terjadi pada Sabtu 21 September 2024. Hari itu Calon Wakil Wali (Cawawali) Kota Kupang. Ny. Lusia Adinda Lebu Raya datang berdialog dengan warga di RT 04 RW 02 Kelurahan Bello.

Ketua RT 04, Adhy Hoan mengatakan figur Paslon JEFRY ADINDA bukanlah figur pendatang baru. Bukan juga Kupang Kota Selebriti sehingga dua kandidat ini harus “setor muka” kemana-mana dan dimana-mana supaya dikenal masyarakat.

Tapi dua figur kandidat ini datang untuk mengenal lebih dekat dan mau mendengar secara langsung keluh kesah warga yang selama ini kurang mendapatkan pelayanan program pembangunan pemerintah Kota Kupang. Seperti program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta sarana prasarana yang memadai sama seperti di kelurahan lainnya.

Baca Juga :  Paslon CHRISTIAN SERENA Sodorkan POLA Pelayanan JEMPUT BOLA

“Entah bapa mama basodara dong pilih atau bagaimana. Itu hak politik setiap warga negara yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun. Tapi tentunya perlu kita ingat kembali apa yang sudah pernah kandidat (Paslon, red) ini buat untuk rakyat”, ungkap Adhy.

Adhy menyebut ada banyak persoalan yang dihadapi warga masyarakat. Iya persoalan ekonomi, pendididikan, terutama kesehatan ibu dan anak.

Baca Juga :  RUPS LB Bank NTT TIDAK Bahas PERGANTIAN Direksi dan Komisaris

“Manakala ada ibu-ibu yang mau melahirkan tapi karena alasan tidak memiliki BPJS Kesehatan. Iya, terpaksa harus melahirkan di rumah. Ini tentunya sangat berisiko bagi kesehatan ibu maupun bayi”, jelas Adhy

Persoalan ekonomi, sambung Adhy, sesungguhnya Kelurahan Bello ini adalah daerah produksi tanaman holtikultura. Sayur-sayuran untuk Kota Kupang banyak disuplay dari wilayah Bello dan sekitarnya.

Tanaman pertanian yang ada ini adalah hasil kerja dari ibu-ibu atau mama-mama yang ada di Kelurahan Bello. Tapi kendala yang selalu dialami adalah dana untuk beli bibit atau benih dan pupuk.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Pilkada Serentak 2024, Kontestasi Pemilu. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pilkada Serentak 2024, Kontestasi Pemilu.