“Kalau mengenai program pendidikan, kesehatan, dan program Bedah Rumah jadi perhatian Walikota dan Wakil Walikota Terpilih, Christian Widodo dan Serena Francis”, tuturnya.
Disebutkan ada usulan dari
Yahya Ratu Edo soal drainase dan jalan rusak di RT 04, akan ia koordinasikan dengan dinas terkait untuk segera diperbaiki.
Mengenai budidaya ikan air tawar yang diusahkan sejak 2008 juga menjadi perhatian pemerintah Kota. Karena ini berkaitan dengan program Presiden Prabowo dan Wapres Gibran soal Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Demikian juga UMKM perlu dibantu kelompok-kelompok UMKM sehingga terus bertumbuhkembang perekonomian di Kota Kupang.
Kalau tidak salah, sebut Talib, dana yang disalurkan Rp150 juta per kelurahan di Kota Kupang itu untuk membantu pelayanan umum. Makanya ada hal yang perlu dieksekusi untuk kebutuhan masyarakat iya dilakukan Musrenbang.
Pada kesempatan itu Ahmad Talib menerima berkas Pra Musrenbang untuk diperjuangkan sebisanya. Sementara dari Yayasan Bina Indomesia Bersatu mengeluhkan proposal tentang Kebersihan dan Budidaya Ikan yang diajukan semenjak era kepemimpinan Jefry Riwu Kore.
“Semua harapan bapa mama basodara dong, kita sama-sama berjuang. Doa-doa ko dapat satu kebutuhan setiap tahun selama 5 tahun. Karena kita harus sesuaikan dengan plafon anggaran yang ada”, kata Talib.
Pada periode terdahulu, sudah diusulkan tambahan tenaga dan mobil sampah. Kemudian soal prasarana jalan, lampu listrik, dan diusulkan bedah rumah untuk 28 KK.
Terkait program Bedah Rumah, tambahTalib, hanya dilayani bagi KK yang sudah punya sertifikat tanah hak milik.
Soal renovasi Kantor Lurah Airnona akan segera dikerjakan pada tahun anggaran 2025. Kemudian TimTransisi usulkan perlu dibuat Perda tentang persampahan.
“Kepada para pihak yang membuang sampah sembarangan atau tidak pada tempatnya akan dikenakan denda”, pungkasnya. +++ marthen/CNC













